Pemkab Sikka Jemput Jenazah Dokter Hewan Korban Penembakan Papua
Pemerintah Kabupaten Sikka berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan Polda NTT untuk memulangkan jenazah dokter hewan Alfonsius Albinus Mehan, korban penembakan di Jayawijaya, dari Papua ke Maumere.
Oleh Asyinta Sastra
· Peristiwa: · 2 menit baca
Labuan Bajo — Pemerintah Kabupaten Sikka mengoordinasikan pemulangan jenazah dokter hewan Alfonsius Albinus Mehan, warga Sikka yang tewas ditembak saat menjalankan tugas kedinasan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu, 9 September 2026.
Alfonsius merupakan aparatur sipil negara pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Ia menjadi satu dari tiga pegawai yang tewas ditembak kelompok bersenjata ketika rombongan dinas menyalurkan bantuan pangan dan bibit ternak, termasuk bibit ternak babi, kepada masyarakat di Distrik Muliama.
Rombongan berjumlah 8–11 orang dan diadang kelompok bersenjata di Kampung Muliama. Tiga orang tewas, yakni Aprida Rapi, Alfonsius Albinus Mehan, dan Willi Mbuik, sementara beberapa anggota rombongan lain dilaporkan selamat. Sejumlah media dan pejabat menyebut pelaku sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), namun proses penyelidikan dan penetapan pelaku berada di kewenangan Kepolisian.
Rute pemulangan dan penggunaan pesawat CASA
Sejumlah laporan media menyebut jenazah Alfonsius dijadwalkan diterbangkan dari Papua ke Makassar pada Jumat, 11 September 2026, sebelum melanjutkan perjalanan ke Nusa Tenggara Timur. Menurut pemberitaan media lokal, pada awalnya jenazah direncanakan tiba di Maumere melalui serangkaian penerbangan komersial dengan beberapa kali transit.
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyampaikan kepada keluarga bahwa pemerintah daerah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan Kepolisian untuk memfasilitasi pemulangan jenazah. Dalam koordinasi tersebut, pemerintah mendapat dukungan penggunaan pesawat CN-235 (CASA) milik Kepolisian Daerah NTT untuk menjemput jenazah dari Labuan Bajo menuju Maumere.
Media lokal di NTT memberitakan, pesawat CASA dijadwalkan membawa jenazah Alfonsius dari Labuan Bajo ke Maumere pada Sabtu, 12 September 2026. Sebelumnya jenazah diterbangkan dari Papua ke Makassar, lalu ke Labuan Bajo menggunakan penerbangan reguler. Di Maumere, pemerintah daerah menyiapkan upacara kedinasan untuk menyambut kedatangan jenazah sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum.
Identitas korban dan suasana duka
Berbagai laporan media dan pernyataan pejabat menyebut nama lengkap korban sebagai drh. Alfonsius Albinus Mehan
Di Maumere, keluarga dan kerabat menyambut kedatangan jenazah dengan suasana duka. Pemerintah daerah menyiapkan ambulans, pengawalan kepolisian, dan prosesi kedinasan sebelum pemakaman di Wailiti, Kecamatan Alok Barat. Sejumlah tokoh, termasuk Gubernur NTT, menyampaikan belasungkawa dan mengecam penembakan terhadap para pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya.
Jenazah Alfonsius tiba di Maumere pada Sabtu, 12 September 2026, dan dimakamkan pada Minggu, 13 September 2026, di halaman rumah keluarga di Wailiti. Bagi keluarga dan kolega, pemulangan dan pemakaman tersebut menjadi penutup perjalanan jenazah dari Papua Pegunungan ke kampung halaman di pesisir utara Flores.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores
BMKG Ingatkan Gelombang Selatan Flores Capai 2,5 Meter
BMKG Sikka memprakirakan cuaca di Sikka, Ende, dan Nagekeo cerah hingga cerah berawan pada 22 Oktober 2026. Gelombang selatan Flores mencapai 2,5 mete…
Paling ramai di Flores

Berita utama hari ini

Baca juga





