NTT Hari Ini

Kamis, 1 Oktober 2026

Pendapatan APBD Konsolidasi NTT Capai Rp14,41 Triliun hingga Agustus

Realisasi pendapatan APBD konsolidasi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di NTT mencapai Rp14,41 triliun hingga 31 Agustus 2026, atau 52,85 persen dari target.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 1 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lembaran grafik keuangan, ponsel dengan aplikasi kalkulator, dan pena di atas meja kerja.
Ilustrasi: Lembaran grafik keuangan, ponsel dengan aplikasi kalkulator, dan pena di atas meja kerja. · Foto: RDNE Stock project / Pexels

Provinsi Nusa Tenggara Timur — Pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur membukukan realisasi pendapatan APBD konsolidasi sebesar Rp14,41 triliun hingga 31 Agustus 2026. Capaian itu setara dengan 52,85 persen dari target pendapatan daerah.

Mengapa ini penting: Angka ini menunjukkan kapasitas pendapatan seluruh pemerintah daerah di NTT hingga 31 Agustus 2026 untuk mendukung pembiayaan layanan publik.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTT Budi Setyawan Muhammad Nur Yuniarto menyampaikan data tersebut di Kupang pada 29 September 2026, menurut RRI.

Realisasi pendapatan itu mencakup pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di NTT. Nilainya tumbuh 4,60 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan transfer menjadi sumber terbesar pendapatan daerah konsolidasi dengan porsi 86,40 persen. Menurut Direktorat Jenderal Perbendaharaan, besarnya porsi tersebut menunjukkan peran anggaran pendapatan dan belanja negara dalam menopang kapasitas fiskal serta kesinambungan layanan publik di NTT.

Pada periode yang sama, realisasi belanja daerah konsolidasi mencapai Rp12,00 triliun atau 43,34 persen dari pagu. Belanja tersebut terkontraksi 0,76 persen secara tahunan.

Dengan realisasi pendapatan dan belanja itu, APBD konsolidasi NTT mencatat surplus Rp2,40 triliun. Sisa lebih pembiayaan anggaran tercatat Rp2,91 triliun.

Data tersebut merupakan bagian dari laporan kinerja APBN Regional NTT sampai dengan Agustus 2026 yang disampaikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTT.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.