Pemkab Rote Ndao Rencanakan Pasar Rote di Kupang
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyiapkan rencana Pasar Rote di Kota Kupang sebagai ruang promosi kuliner, tenun, dan produk khas daerah pada tingkat Provinsi NTT.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Kupang — Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyiapkan rencana pembukaan Pasar Rote pada tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai ruang promosi produk lokal daerah itu di Kota Kupang.
Rencana tersebut disampaikan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat menutup Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao pada Senin malam, 31 Agustus 2026, di Rote Ndao, menurut laporan Radio Republik Indonesia (RRI) dan pemberitaan lokal tentang kegiatan Expo UMKM 2026.
Dalam pemberitaan RRI, Pasar Rote digambarkan sebagai wadah pemasaran bagi kuliner, tenun, dan berbagai produk khas Rote Ndao kepada masyarakat di ibu kota provinsi. Bupati Paulus menyebut ruang promosi ini ditujukan terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di daerahnya yang ingin memperluas akses pasar hingga tingkat provinsi.
“Kami akan sediakan tempat di provinsi untuk produk-produk Rote Ndao,” kata Paulus Henuk, sebagaimana dikutip RRI.
Ia menambahkan, kehadiran Pasar Rote di Kupang diharapkan menjadi sarana promosi yang lebih terukur bagi produk UMKM lokal. Masyarakat Rote Ndao yang bermukim di Kota Kupang disebut sebagai calon konsumen utama dan diharapkan menjadi pendukung produk asal daerah.
Dalam laporan yang sama, Bupati Paulus menyebut sejumlah contoh kuliner khas yang berpotensi dipromosikan melalui Pasar Rote. Di antaranya jagung bose, ikan kuah asam, se’i atau daging asap, lepa, susu goreng, dan gula air. Tenun Rote dan kerajinan khas lainnya juga termasuk dalam kategori produk yang akan dipasarkan.
Ruang promosi produk unggulan
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menargetkan Pasar Rote menjadi salah satu sarana peningkatan nilai ekonomi produk unggulan masyarakat. Menurut penjelasan Bupati dalam pemberitaan RRI, program ini diharapkan memperluas pasar dan membuka peluang pemasaran baru bagi UMKM di luar wilayah kabupaten.
Gagasan Pasar Rote sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkuat jaringan pemasaran produk lokal. Sebelumnya, Kabupaten Rote Ndao telah meluncurkan NTT Mart sebagai platform pemasaran produk UMKM dengan konsep modern di kompleks Dekranasda Rote Ndao, yang bertujuan menghubungkan produsen lokal dengan konsumen di tingkat nasional dan internasional, menurut siaran resmi pemerintah kabupaten.
Dalam kesempatan peluncuran NTT Mart, Bupati Paulus menekankan pentingnya jangkauan pemasaran lintas kabupaten dan kota di NTT. Ia menyatakan bahwa produk dari Rote Ndao perlu dipasarkan melalui jejaring gerai di berbagai daerah dengan menjadikan masyarakat asal Rote yang tinggal di daerah tersebut sebagai konsumen pertama.
Tahap persiapan konsep
Menurut pemberitaan RRI, pemerintah daerah akan menyiapkan konsep dan peluncuran Pasar Rote pada tahap berikutnya. Detail mengenai lokasi tepat di Kota Kupang, bentuk pengelolaan, jadwal operasional, serta mekanisme seleksi pelaku usaha dan kurasi produk belum disampaikan dalam laporan yang tersedia.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao belum mengumumkan skema pembiayaan Pasar Rote maupun bentuk kerja sama dengan pihak lain di tingkat provinsi. Informasi lebih lanjut tentang rancangan Pasar Rote diperkirakan akan disampaikan setelah konsep program dimatangkan oleh pemerintah daerah.
Data utama:
- Pengumuman rencana Pasar Rote disampaikan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk pada penutupan Expo UMKM di Rote Ndao, Senin malam, 31 Agustus 2026.
- Pasar Rote direncanakan berlokasi di Kota Kupang sebagai ruang promosi produk lokal Rote Ndao di tingkat Provinsi NTT.
- Produk yang disebut meliputi kuliner, tenun, dan berbagai produk khas Rote Ndao.
Sumber
Berita berikutnya

Pelatihan Inkubator Bisnis Pemuda Digelar di Sumba Barat
Pelatihan Inkubator Bisnis bagi pemuda di Sumba Barat dibuka Sekda Yermia Ndapa Doda di Aula Hotel Pelita, Waikabubak, Senin, 31 Agustus 2026.
Baca juga


