NTT Hari Ini

Rabu, 30 September 2026

PLN Periksa Bay Line Bajo #2 di Gardu Induk Ruteng

PLN memeriksa Bay Line Bajo #2 di GI Ruteng pada 28 September 2026. Pengujian mencakup peralatan utama dan sistem proteksi untuk menjaga keandalan listrik setelah gempa Flores.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: 20160328083756 - Flores' highest peak coming into Ruteng.
Foto arsip: 20160328083756 - Flores' highest peak coming into Ruteng. · Foto: Felix Dance / Wikimedia Commons, CC BY 2.0

Ruteng — PT PLN (Persero) melalui Tim Pemeliharaan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Flores Bagian Barat melakukan assessment menyeluruh pada Bay Line Bajo #2 di Gardu Induk (GI) Ruteng, Senin, 28 September 2026. Kegiatan itu berlangsung di bawah koordinasi PLN Unit Pelaksana Transmisi dan Gardu Induk (UPT) Kupang setelah gempa Flores.

Pemeriksaan ditujukan untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan dan mengantisipasi gangguan tersembunyi akibat getaran gempa. Tim tidak hanya memeriksa kondisi instalasi secara visual, tetapi juga menguji fungsi dan karakteristik peralatan sesuai standar operasional.

Keandalan GI Ruteng penting bagi pasokan listrik Flores Barat

GI Ruteng termasuk titik yang diperiksa dalam upaya menjaga pasokan listrik di wilayah Flores Barat. Pemeriksaan pada Bay Line Bajo #2 mencakup sejumlah peralatan utama dan sistem proteksi yang mendukung pengoperasian jaringan.

Rangkaian pekerjaan diawali dengan safety briefing serta pencatatan parameter arus dan tegangan awal. Tim kemudian melakukan pembebasan tegangan, inspeksi instalasi, dan pemasangan grounding untuk memastikan area kerja aman.

Setelah itu, petugas menguji Pemutus Tenaga (PMT), Lightning Arrester (LA), Current Transformer (CT), Disconnecting Switch (DS), Capacitive Voltage Transformer (CVT), dan sistem proteksi. Tahapan akhir meliputi pemeriksaan ulang, pembersihan area, serta penormalan sistem secara bertahap.

Setelah tegangan kembali diberikan, parameter arus dan tegangan dicatat ulang untuk memastikan sistem beroperasi optimal. Kegiatan ditutup dengan evaluasi kerja sesuai prosedur standar operasi PLN.

Manager ULTG Flores Barat Reza Bagus Nugrahardiyono menyatakan assessment dilakukan dengan pengujian fungsi setiap komponen. PLN UPT Kupang menyebut langkah proaktif tersebut untuk menjaga sistem kelistrikan Flores tetap andal, aman, dan siap menopang aktivitas masyarakat setelah bencana.

Laporan RRI mencatat asesmen menyeluruh di seluruh GI Pulau Flores sebelumnya diselesaikan pada 17–24 Agustus 2026. Tim Flores Bagian Barat memeriksa GI Rangko, GI Labuan Bajo, GI Ruteng, GI Ulumbu, GI Borong, dan GI Bajawa.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Flores

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.