NTT Hari Ini

Selasa, 6 Oktober 2026

Rote Ndao Perkuat Pangan dan Gizi di 47 Desa

Pemkab Rote Ndao bersama ARUNGI dan SurfAid menyiapkan NuFRN untuk 47 desa. Program 2026–2030 ini menyasar petani dan keluarga di wilayah terpencil.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Keranjang anyaman berisi tomat, labu, jagung, dan aneka sayuran di atas meja kayu.
Ilustrasi: Keranjang anyaman berisi tomat, labu, jagung, dan aneka sayuran di atas meja kayu. · Foto: Nataliya Vaitkevich / Pexels

Ba’a — Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid membahas persiapan fase awal Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN) pada Senin, 5 Oktober 2026. Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan, gizi, kesehatan, dan kemampuan masyarakat menghadapi perubahan iklim di wilayah terpencil Rote Ndao.

NuFRN direncanakan berjalan selama periode 2026–2030. Program tersebut menjangkau 47 desa di empat kecamatan, yaitu Loaholu, Rote Barat, Rote Barat Daya, dan Rote Barat Laut.

Sasaran program mencakup 10.674 petani dan 2.452 keluarga. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, ARUNGI, dan SurfAid mengarahkan program pada peningkatan produksi serta ketersediaan pangan secara berkelanjutan. Hasil pertanian juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penjualan produk.

Program menyentuh pangan dan gizi di Rote

Program ini penting bagi pembaca di Pulau Rote karena pelaksanaannya mencakup desa-desa terpencil di satu kabupaten. NuFRN memberi perhatian khusus kepada perempuan dan anak usia dini melalui pendekatan yang menggabungkan pertanian, gizi, kesehatan, dan adaptasi perubahan iklim.

Pemerintah kabupaten juga menyiapkan data pertanian untuk mendukung pengembangan program. Pemerintah daerah bersama ARUNGI dan SurfAid membahas pelaksanaan fase awal serta pembentukan tim koordinasi untuk memperkuat kerja sama.

Rencana program dikembangkan dari Program Nusa Tani melalui pendekatan ketahanan pangan dan gizi. Selain produksi pangan, pelaksana mengarahkan hasil pertanian agar mendukung kebutuhan konsumsi sehari-hari dan penghidupan masyarakat.

Tim ARUNGI dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan untuk melihat kondisi wilayah dan potensi pertanian. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan program di Kabupaten Rote Ndao.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Kepulauan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.