SKO Flobamora Inventarisir 108 Atlet Aktif untuk PON 2028
SKO Flobamora NTT menginventarisir 108 atlet lulusan yang masih aktif berlatih dari total 520 alumni delapan angkatan.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Kupang — Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamora Nusa Tenggara Timur menginventarisir 108 atlet lulusan yang masih aktif berlatih sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Pendataan dilakukan terhadap 520 alumni dari delapan angkatan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Kepala SKO Flobamora NTT, Hironimus Pati, menyampaikan hal itu dalam perbincangan dengan RRI Kupang pada Kamis, 17 September 2026. Menurut dia, 108 alumni yang terdata masih aktif sebagai atlet dan terus menjalani latihan, baik di NTT maupun di luar NTT.
Hironimus menjelaskan, langkah inventarisasi dilakukan untuk memastikan keberadaan dan status aktivitas para alumni sebagai atlet. Data tersebut akan disampaikan kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) masing-masing cabang olahraga karena proses seleksi dan kontestasi menuju PON berada dalam kewenangan organisasi cabang olahraga di tingkat provinsi.
Menurut pemberitaan RRI Kupang, SKO Flobamora telah melahirkan 520 atlet dari delapan angkatan yang kini tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Dari penelusuran terhadap para alumni itu, sekolah mencatat 108 atlet masih aktif berlatih dan dinilai memiliki potensi prestasi.
Data utama yang dihimpun SKO Flobamora mencakup jumlah alumni, status keaktifan sebagai atlet, serta sebaran para atlet aktif di NTT dan luar daerah. Informasi tersebut disiapkan sebagai bahan koordinasi dengan Pengprov cabang olahraga.
- 520 alumni dari delapan angkatan;
- 108 alumni masih aktif sebagai atlet dan berlatih secara rutin;
- Atlet aktif berada di NTT dan sejumlah daerah lain di Indonesia;
- Data digunakan untuk mendukung pembinaan menuju PON 2028.
Inventarisasi untuk pembinaan dan pelatda
Hironimus menyebutkan bahwa data 108 atlet aktif akan diinformasikan kepada Pengprov cabang olahraga untuk ditindaklanjuti dalam program pembinaan. Ia mengatakan, Pengprov dapat memanggil kembali atlet yang berada di luar daerah apabila diperlukan untuk mengikuti pemusatan latihan daerah atau pelatda.
Dalam wawancara dengan RRI, Hironimus menegaskan bahwa inventarisasi tersebut merupakan langkah awal membangun basis data atlet lulusan SKO Flobamora. Basis data itu diharapkan menjadi rujukan bagi pemangku kepentingan olahraga di NTT dalam memetakan potensi atlet menjelang PON 2028.
RRI Kupang juga memberitakan bahwa SKO Flobamora menyiapkan atlet pelajar berprestasi menghadapi PON 2028 melalui penelusuran alumni dari delapan angkatan. Data atlet yang masih aktif berlatih dan memiliki potensi prestasi kemudian diserahkan kepada Pengprov masing-masing cabang olahraga untuk ditindaklanjuti dalam pembinaan.
Tiga cabang olahraga super prioritas
Selain inventarisasi atlet aktif, SKO Flobamora menetapkan tiga cabang olahraga sebagai super prioritas menuju PON 2028. Menurut laporan RRI, cabang olahraga yang dimaksud adalah kempo, kriket, dan atletik.
Tiga cabang tersebut dinilai memiliki rekam prestasi hingga tingkat internasional dan menjadi fokus pembinaan di SKO Flobamora dalam beberapa tahun terakhir. Penetapan cabang super prioritas ini dilakukan bersamaan dengan upaya pendataan alumni aktif untuk memperkuat kontingen NTT pada PON mendatang.
Dalam kesempatan berbeda, Pemerintah Provinsi NTT menyebut SKO Flobamora sebagai sekolah di bawah pembinaan pemerintah daerah yang membina atlet muda dari berbagai kabupaten dan kota di NTT. Sekolah ini melatih siswa dalam sejumlah cabang olahraga, termasuk tinju, kempo, karate, silat, taekwondo, sepak bola, kriket, tenis meja, dan atletik.
Sejumlah pemberitaan pemerintah daerah dan media lokal mencatat bahwa para atlet SKO Flobamora telah menorehkan prestasi di berbagai kejuaraan regional, nasional, dan internasional. Rekam prestasi itu menjadi salah satu dasar penetapan cabang super prioritas serta inventarisasi alumni aktif sebagai bagian dari strategi menuju PON 2028.
Sumber
Baca juga



