Manggarai Barat Siapkan DOD untuk Sepak Bola Putri dan Layar PON 2028
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menyusun Desain Olahraga Daerah sebagai pedoman pembangunan olahraga dan persiapan menjadi tuan rumah cabang sepak bola putri serta layar pada PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Timur.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Labuan Bajo — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mulai menyusun Desain Olahraga Daerah (DOD) sebagai pedoman pembangunan olahraga dan persiapan menjadi salah satu tuan rumah cabang sepak bola putri dan layar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028.
Penyusunan DOD dibahas dalam rapat yang digelar Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Manggarai Barat di Ruangan Rapat MBG, Kantor Bupati Manggarai Barat, Kamis, 17 September 2026, menurut laporan RRI dan siaran resmi pemerintah daerah.
Penjabat Sekretaris Daerah Manggarai Barat Pius Baut meminta Dinas PKO menyusun kebutuhan DOD secara terukur, dengan tahapan, target, dan durasi pelaksanaan yang jelas, agar arah pembangunan olahraga di daerah tersebut lebih terencana dan mendukung persiapan PON 2028.
“Rapat ini awal untuk samakan persepsi,” kata Pius Baut dalam rapat tersebut, sebagaimana dikutip RRI.
DOD melibatkan berbagai pemangku kepentingan
DOD diarahkan menjadi pedoman tata kelola olahraga yang melibatkan pemerintah daerah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), akademisi, dan sektor swasta, menurut penjelasan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.
Kerangka DOD mencakup empat pilar pembinaan olahraga, yakni olahraga pendidikan, olahraga masyarakat, olahraga prestasi, dan industri olahraga. Pemerintah daerah menyebut desain ini tidak hanya berfokus pada prestasi atlet, tetapi juga pada peningkatan kebugaran dan partisipasi masyarakat.
Menurut RRI, agenda yang hendak diperkuat melalui DOD meliputi pembinaan atlet, pencarian bakat, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga atau sport science. Pemerintah daerah juga melihat olahraga berpotensi mendorong pariwisata dan perekonomian daerah melalui sport tourism.
Kepala Dinas PKO Manggarai Barat Agustinus Gias menjelaskan bahwa DOD diharapkan melahirkan strategi persiapan penyelenggaraan PON 2028, yang akan dituangkan dalam Peraturan Bupati tentang DOD.
“Harapannya dengan Peraturan Bupati tentang DOD yang akan dirumuskan akan ada langkah-langkah strategis untuk mempersiapkan PON 2028, bahwa Mabar menjadi salah satu tuan rumah untuk cabang olahraga bola kaki putri dan layar,” ujar Agustinus Gias, dikutip RRI.
Menurut informasi RRI dan siaran resmi Info Mabar, fokus awal persiapan Manggarai Barat berkaitan dengan dua cabang olahraga berikut:
- Sepak bola putri sebagai salah satu cabang yang akan dituanrumahi di Manggarai Barat.
- Layar sebagai cabang olahraga kedua yang disiapkan di wilayah tersebut.
- DOD menjadi dasar pengaturan pembangunan dan pembinaan olahraga daerah menuju PON 2028.
Road map pembangunan olahraga disiapkan
Sebelum menyusun DOD secara menyeluruh, Dinas PKO bersama organisasi perangkat daerah terkait akan menyiapkan road map pembangunan olahraga daerah sebagai pijakan arah dan tahapan kebijakan, menurut laporan RRI dan Info Mabar.
Dinas PKO juga akan menghimpun data sekunder dari berbagai perangkat daerah untuk dianalisis dalam penyusunan DOD, dengan kemungkinan melibatkan pakar yang memiliki kompetensi di bidang olahraga dan perencanaan.
Melalui DOD, pembangunan olahraga Manggarai Barat diarahkan untuk menghubungkan agenda olahraga pendidikan, partisipasi publik, pembinaan prestasi, dan pengembangan industri olahraga, serta mengoptimalkan potensi olahraga bagi pariwisata dan perekonomian daerah.
Konteks PON 2028 di NTT
Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu tuan rumah PON XXII 2028. Manggarai Barat termasuk daerah yang menyatakan kesiapan fasilitas olahraga untuk mendukung penyelenggaraan PON, menurut pemetaan sementara lokasi pertandingan yang diberitakan media nasional.
Dalam kerangka itu, penyusunan DOD di Manggarai Barat diposisikan sebagai langkah awal penataan pembangunan olahraga secara terukur dan lintas sektor, dengan target jangka menengah menuju PON 2028 dan pengembangan sport tourism di Labuan Bajo dan sekitarnya.
Sumber
Berita berikutnya

Timpora Flores Timur Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing
Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Flores Timur menggelar rapat koordinasi di Sunrise Hotel Larantuka pada 17 September 2026.
Baca juga




