Undana Dampingi Kelompok Tani di Oematamboli Rote
Universitas Nusa Cendana mendampingi Kelompok Tani Oefila dan Heti Heu/Hitiheu di Desa Oematamboli, Rote Ndao.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Rote — Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang mendampingi dua kelompok tani Oefila dan Hitiheu di Desa Oematamboli, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, melalui Program Desa Binaan dan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis pertanian dan peternakan modern.
Program ini melibatkan sekitar 40 anggota dari dua kelompok tani, yang menjadi sasaran utama pengembangan sistem pertanian modern terintegrasi dengan peternakan sapi dan pemanfaatan energi surya untuk irigasi tetes otomatis. Menurut laporan RRI Kupang dan Pos-Kupang, pendampingan diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan serta ekonomi rumah tangga di Oematamboli.
RRI memberitakan bahwa Undana mengembangkan sistem pertanian modern di lokasi Program Desa Binaan di Desa Oematamboli, dengan kegiatan yang mencakup tanaman pakan ternak, hortikultura, peternakan sapi, serta irigasi berbasis energi surya. Ketua Pelaksana Program Desa Binaan, Dr. Ferdy Arianto Koehuan, menjelaskan program berjalan selama tiga tahun dengan pelaksanaan kegiatan delapan bulan setiap tahun.
Pos-Kupang melaporkan program PKM Tim Prodi Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Undana di Oematamboli mengusung tema pengembangan sistem peternakan modern yang terintegrasi dengan pertanian untuk ketahanan pangan dan ekonomi berkelanjutan. Program ini didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, serta dijalankan melalui kemitraan dengan Pemerintah Desa Oematamboli dan Dinas Pertanian Provinsi NTT.
Kelompok tani dukung program dan sampaikan apresiasi
Ketua Kelompok Tani Oefila, Hesron Boluanak, menyatakan bahwa program Undana membutuhkan dukungan kelompok dan perhatian pemerintah desa serta pemerintah daerah. Dalam wawancara dengan RRI, ia meminta dukungan kepala desa karena program dinilai membawa nama desa dan tidak hanya bermanfaat bagi individu.
Pos-Kupang mencatat ucapan terima kasih dan apresiasi dari Kelompok Tani Heti Heu dan Oefila kepada Tim PKM Undana. Ketua Kelompok Tani Heti Heu, Heri Lekeama, menilai kehadiran perguruan tinggi yang turun langsung membina petani di desa memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan warga Oematamboli.
Menurut laporan yang sama, kelompok tani mengelola lahan sekitar dua hektare untuk pengolahan terintegrasi, antara lain tanaman pakan ternak dan hortikultura. Mereka berharap pendampingan berlanjut agar kemampuan dan kemandirian kelompok semakin kuat.
Permintaan dukungan akses jalan dan infrastruktur
Kelompok tani di Oematamboli meminta dukungan pemerintah untuk perbaikan akses menuju lokasi program pertanian dan peternakan.
RRI melaporkan, akses jalan menuju lokasi Program Desa Binaan Undana menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas kelompok. Menurut Hesron Boluanak, dukungan kepala desa dan pemerintah daerah diperlukan agar pelaksanaan program dan hasil yang dicapai dapat optimal bagi masyarakat.
Selain akses jalan, program Undana di Oematamboli juga menerapkan teknologi irigasi berbasis energi surya untuk mendukung pertanian modern. RRI mencatat penerapan energi surya dan irigasi otomatis sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat di Rote Ndao.
Data program: Lokasi: Desa Oematamboli, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Kelompok dampingan: Kelompok Tani Oefila dan Kelompok Tani Heti Heu/Hitiheu. Perkiraan jumlah anggota: 40 orang dari dua kelompok. Pelaksana: Universitas Nusa Cendana melalui Program Desa Binaan dan Tim Pengabdian kepada Masyarakat Prodi Teknik Mesin FST Undana.
Sumber
Berita berikutnya
Sidang III DPRD Rote Ndao Bahas Perubahan APBD dan Tambahan Fiskal
Sidang III DPRD Kabupaten Rote Ndao digelar 8–21 September 2026 dengan agenda utama Perubahan APBD dan tambahan dukungan fiskal sekitar Rp36,4 miliar.
Baca juga


