Uskup Atambua dan Gubernur NTT Hadiri Pentahbisan Gereja Stasi Bitefa
Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena dijadwalkan menghadiri pentahbisan dan peresmian Gereja Katolik Santo Mikhael Stasi Bitefa, Paroki Santo Andreas Tunbaba, Kabupaten Timor Tengah Utara, pada 21…
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Stasi Bitefa — Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena dijadwalkan menghadiri pentahbisan dan peresmian Gereja Katolik Santo Mikhael Stasi Bitefa, Paroki Santo Andreas Tunbaba, pada 21 September 2026.
Menurut laporan Radio Republik Indonesia (RRI) Atambua, gereja baru di Stasi Bitefa itu akan diresmikan pada Senin, 21 September 2026, dalam rangkaian acara yang dipimpin langsung oleh Uskup Atambua dan dihadiri Gubernur NTT, Bupati Timor Tengah Utara Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Ketua DPRD TTU Kristoforus Efi, serta para donatur dari Jakarta.
Media lokal Pos Kupang memberitakan bahwa Uskup Atambua akan memimpin upacara pentahbisan Gereja Katolik Santo Mikhael Stasi Bitefa sekaligus perayaan ekaristi syukur 19 tahun tahbisan beliau sebagai Uskup Keuskupan Atambua.
RRI Atambua menjelaskan, umat Katolik Stasi Bitefa menantikan penyelesaian gereja tersebut selama kurang lebih 26 tahun, sejak awal prakarsa pembangunan yang melibatkan mantan Bupati TTU Hendrikus Sakunab dan sejumlah tokoh asal Bitefa di Kefamenanu dan Kupang.
Pos Kupang mengutip panitia pelaksana yang memastikan kehadiran Uskup Atambua dan Gubernur NTT dalam perayaan ekaristi syukur pentahbisan, sebagai puncak dari perjuangan panjang umat dan dukungan para donatur.
Susunan Acara Pentahbisan
RRI Atambua dan Pos Kupang memuat jadwal resmi pentahbisan Gereja Santo Mikhael Stasi Bitefa yang disusun panitia.
- Pukul 15.00 WITA: Uskup Atambua, para imam, para donatur dari Jakarta, tamu undangan khusus, serta umat dari pusat paroki berkumpul di Paroki Santo Andreas Rasul Tunbaba.
- Pukul 15.20 WITA: Uskup Atambua dan rombongan tiba di titik penyambutan di Cabang Sonaf, kemudian diarak menuju halaman Gereja Santo Mikhael Bitefa dengan iringan tarian tradisional dan penerimaan adat oleh tokoh adat di halaman gereja.
- Pukul 16.00 WITA: Misa syukur perayaan ekaristi pentahbisan Gereja Santo Mikhael Stasi Bitefa dipimpin Uskup Atambua, didampingi para imam, diakon, frater, dan suster.
- Pukul 17.00 WITA: Ramah tamah atau resepsi syukur pentahbisan Gereja Stasi Santo Mikhael Bitefa yang dirangkaikan dengan syukur 19 tahun tahbisan Uskup Keuskupan Atambua Mgr. Dominikus Saku.
Latar Belakang Umat Stasi Bitefa
Menurut laporan RRI Atambua, umat Stasi Bitefa selama puluhan tahun beribadah di gereja yang belum rampung dan bergantung pada dukungan berbagai pihak untuk menyelesaikan pembangunan. Keterlibatan para donatur dari luar daerah, termasuk Jakarta, disebut sebagai bagian penting dari percepatan penyelesaian bangunan gereja.
Panitia dan tokoh umat yang dikutip RRI Atambua menyebut pentahbisan Gereja Santo Mikhael Stasi Bitefa sebagai jawaban atas doa dan usaha panjang umat selama 26 tahun. Peresmian ini diharapkan menjadi momentum baru bagi kehidupan pastoral umat di Stasi Bitefa dan Paroki Santo Andreas Tunbaba.
Perayaan 19 tahun tahbisan Uskup Dominikus Saku yang dirangkaikan dengan pentahbisan gereja baru di Bitefa juga dipandang sebagai kesempatan bagi umat Stasi Bitefa untuk meneguhkan komitmen mereka dalam kehidupan menggereja dan pelayanan sosial di wilayah Timor Tengah Utara.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Timor
Pemkab Malaka Tertibkan Aset Lewat Apel Kendaraan Dinas Empat Hari
Pemerintah Kabupaten Malaka menggelar apel kendaraan dinas di Lapangan Misi Paroki Santa Maria Fatima Betun sejak Kamis, 17 September 2026.
Berita utama hari ini

Baca juga




