Wakil Bupati TTU Lepas Napak Tilas HUT ke-104 Kota Kefamenanu
Wakil Bupati Timor Tengah Utara Kamillus Elu memimpin pelepasan peserta napak tilas menyongsong HUT ke-104 Kota Kefamenanu dari Desa Noeltoko menuju wilayah Kelurahan Aplasi, Minggu, 20 September 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Kefamenanu — Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Kamillus Elu memimpin pelepasan peserta napak tilas menyongsong Hari Ulang Tahun ke-104 Kota Kefamenanu di halaman Kantor Desa Noeltoko, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten TTU, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu, 20 September 2026 waktu setempat.
Menurut laporan Dionisius Rebon, kegiatan napak tilas itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-104 Kota Kefamenanu yang dilaksanakan setiap tahun dengan rute berjalan kaki dari Desa Noeltoko menuju wilayah Kelurahan Aplasi di Kota Kefamenanu.
Usai seremoni pelepasan, para peserta napak tilas menjajaki rute dari Desa Noeltoko, melintasi sejumlah desa di wilayah Miomaffo dan sekitarnya, lalu tiba di tugu yang berada di wilayah Kelurahan Aplasi, salah satu kelurahan di Kecamatan Kota Kefamenanu.
Dalam laporan sebelumnya tentang napak tilas Kota Kefamenanu, rute kegiatan umumnya dibagi dalam beberapa etape, dengan titik awal di Desa Noeltoko dan titik akhir di sekitar tugu atau Gua Aplasi yang pernah menjadi pusat Kota Kefamenanu.
Data Kegiatan
- Tanggal: Minggu, 20 September 2026.
- Titik awal: Halaman Kantor Desa Noeltoko, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten TTU.
- Tujuan akhir: Tugu di wilayah Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu.
- Momentum: Peringatan HUT ke-104 Kota Kefamenanu, yang diperingati setiap 22 September.
Menelusuri Sejarah Kefamenanu
Dalam sambutannya, Kamillus Elu menekankan bahwa napak tilas bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi cara menelusuri tempat dan jejak sejarah yang terkait dengan perjalanan panjang berdirinya Kota Kefamenanu.
Menurut dia, napak tilas menjadi ruang untuk mengenali asal-usul masyarakat sekaligus menentukan arah pembangunan ke depan, terutama bagi generasi muda di TTU.
Kamillus menggambarkan usia 104 tahun Kefamenanu sebagai rentang waktu yang menyimpan cerita perjuangan, pengorbanan, kebersamaan, perubahan, dan pembangunan, serta proses panjang yang ditempuh generasi terdahulu.
Ia mengaitkan perjalanan sejarah tersebut dengan warisan budaya, kearifan lokal, perjuangan para pendahulu, dan jati diri masyarakat Atoin Meto sebagai akar penting kehidupan sosial di TTU.
Pemerintah daerah menetapkan tema peringatan HUT Kota Kefamenanu tahun 2026 sebagai “Berakar dalam Budaya, Bertumbuh untuk Masa Depan”, yang diarahkan terutama kepada generasi muda agar kemajuan tidak membuat mereka kehilangan identitas budaya.
Kamillus menyampaikan bahwa masyarakat dapat mengikuti perkembangan teknologi dan dunia modern, tetapi tetap perlu menjaga jati diri dan nilai-nilai budaya setempat.
Keterlibatan Pemerintah Daerah
Pelepasan peserta napak tilas dipimpin langsung oleh Wakil Bupati TTU Kamillus Elu.
Acara tersebut dihadiri Pelaksana Harian Sekretaris Daerah TTU Trinimus Olin, Wakapolres TTU Komisaris Polisi Sudirman, Asisten I Setda TTU Kristofurus Ukat, pimpinan organisasi perangkat daerah, para camat dan kepala desa, jajaran pemerintah desa, serta personel Polres TTU.
Kehadiran unsur pemerintah daerah dan kepolisian dalam kegiatan napak tilas menunjukkan dukungan kelembagaan terhadap upaya pelestarian ingatan sejarah dan penguatan budaya lokal di TTU.
Dalam berbagai pelaksanaan napak tilas sebelumnya, pemerintah daerah TTU secara rutin menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan untuk mengenang sejarah berdirinya ibu kota Kefamenanu dan mengajak generasi muda memahami perjalanan kota mereka.
Melalui pesan Kamillus Elu, napak tilas tahun 2026 diposisikan bukan hanya sebagai acara seremonial HUT kota, tetapi sebagai sarana mempertemukan ingatan sejarah, identitas budaya, dan arah perubahan daerah menuju masa depan.
Sumber
Berita berikutnya

Kodim 1605/Belu Latih Kadet Unhan RI Budidaya Hidroponik di Atambua
Personel Kodim 1605/Belu memperkenalkan budidaya hidroponik kepada kadet Universitas Pertahanan RI di Atambua.
Baca juga



