488 Keluarga Korban Gempa Manggarai Barat Mendapat Pilihan Hunian
Sebanyak 488 keluarga dengan rumah rusak berat akibat gempa di Manggarai Barat mendapat pilihan hunian sementara atau Dana Tunggu Hunian. Sebanyak 458 memilih hunian sementara dan 30 memilih DTH.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Ndoso — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menetapkan 488 keluarga dengan rumah rusak berat akibat gempa sebagai penerima bantuan hunian sementara atau Dana Tunggu Hunian pada 19 Oktober 2026.
Mengapa ini penting: Sebanyak 488 keluarga terdampak harus memilih hunian sementara atau menerima Rp600.000 per bulan selama tiga bulan untuk tempat tinggal sementara.
Dari jumlah itu, 458 keluarga memilih hunian sementara, sedangkan 30 keluarga di Kecamatan Ndoso memilih Dana Tunggu Hunian. Penjabat Sekretaris Daerah Manggarai Barat, Pius Baut, menyampaikan pembagian pilihan tersebut saat memimpin apel di halaman Kantor Bupati Manggarai Barat.
Menurut Pius, keluarga yang memilih Dana Tunggu Hunian menerima Rp600.000 per bulan selama tiga bulan untuk membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara. Informasi itu dikutip RRI dari penjelasan pemerintah kabupaten.
Perbedaan angka pilihan bantuan muncul dalam laporan sebelumnya. Pemerintah kabupaten masih melakukan pendataan dan verifikasi terhadap keluarga terdampak, sementara laporan resmi kabupaten menyebut 60 keluarga di Ndoso memilih Dana Tunggu Hunian.
Karena itu, komposisi 458 keluarga penerima hunian sementara dan 30 keluarga penerima Dana Tunggu Hunian merupakan angka yang disampaikan pemerintah dalam perkembangan pada 19 Oktober 2026. Pemerintah juga menyediakan skema hunian sementara bagi keluarga yang memenuhi kriteria kerusakan berat.
Skema bantuan
Laporan Okebajo menyebut pilihan Dana Tunggu Hunian di Ndoso berkaitan dengan ketersediaan lahan untuk membangun hunian sementara. Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat sebelumnya menjelaskan bahwa bantuan hunian sementara dan Dana Tunggu Hunian merupakan dua pilihan bagi keluarga dengan rumah rusak berat.
Menurut laporan pemerintah kabupaten, 488 rumah masuk kategori rusak berat dan berhak menerima salah satu dari dua skema tersebut. Dana Tunggu Hunian ditetapkan sebesar Rp600.000 per bulan selama tiga bulan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores
Barong Wae di Wae Sano Menjaga Pasokan Air Warga dan Sekolah
Warga Wae Sano menggelar Barong Wae di mata air Wae Kuta. Sumber ini masih melayani 50 keluarga serta SDI Nunang dan SMP Negeri 6 Sano Nggoang.
Terbaru di Bencana

Berita utama hari ini

Baca juga



