NTT Hari Ini

Kamis, 22 Oktober 2026

TTU Distribusikan 170 Guru PPPK ke Sekolah Kekurangan Guru

Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara mendistribusikan 170 guru PPPK, terdiri atas 142 guru SD dan 28 guru SMP, terutama ke sekolah swasta yang kekurangan tenaga pendidik.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Ruang kelas kosong dengan kursi ditaruh terbalik di atas meja dan lukisan dinding bertema Prancis.
Ilustrasi: Ruang kelas kosong dengan kursi ditaruh terbalik di atas meja dan lukisan dinding bertema Prancis. · Foto: gabrielloayza / wordpress (Openverse), CC0

Kefamenanu — Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara menyerahkan surat keputusan redistribusi kepada 170 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja pada Rabu, 21 Oktober 2026. Guru yang didistribusikan mengajar di jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, terutama pada sekolah yang kekurangan tenaga pendidik.

Bupati Timor Tengah Utara Yosep Falentinus Dellasale Kebo mengatakan redistribusi itu mencakup 142 guru SD dan 28 guru SMP. Penempatan tersebut ditujukan untuk mengurangi penumpukan guru di sekolah tertentu sekaligus menutup kekurangan tenaga pendidik di sekolah lain.

Kebijakan ini berlaku bagi guru PPPK penuh waktu maupun PPPK paruh waktu. Pemerintah kabupaten menegaskan bahwa penempatan ke sekolah swasta bukan mutasi. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga keberlangsungan kegiatan belajar-mengajar dan menjamin hak anak memperoleh pendidikan yang memadai.

Pemerataan guru menentukan mutu belajar di TTU

Bagi pembaca di Timor, pemerataan guru menjadi isu langsung karena kekurangan tenaga pengajar dapat membatasi jam belajar dan layanan pendidikan. Distribusi guru ke sekolah yang kekurangan tenaga pendidik diharapkan membuat proses belajar lebih berjalan dan mendukung penguatan literasi serta numerasi siswa.

Pemerintah kabupaten memprioritaskan sekolah swasta yang tidak memiliki cukup guru. Bupati menyebut kebijakan itu sebagai dukungan terhadap ekosistem pendidikan yang setara. Penempatan dilakukan berdasarkan kebutuhan tenaga pendidik, bukan sekadar pemindahan personel.

Rincian distribusi terdiri atas 142 guru sekolah dasar dan 28 guru sekolah menengah pertama. Totalnya 170 tenaga pendidik.

Dengan penugasan ini, sekolah yang kekurangan guru menjadi sasaran utama distribusi. Dampak berikutnya yang ditargetkan adalah proses belajar yang lebih stabil serta perbaikan kemampuan literasi dan numerasi siswa.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

    Ngada Perpanjang SK 570 PPPK Paruh Waktu

    Flores

    Ngada Perpanjang SK 570 PPPK Paruh Waktu

    Sebanyak 570 PPPK paruh waktu di Kabupaten Ngada menerima perpanjangan SK pada 19 Oktober 2026. Masa kerja berlaku hingga 30 September 2027.

  2. Terbaru di Pendidikan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.