NTT Hari Ini

Rabu, 21 Oktober 2026

Manggarai Barat Tetapkan Bantuan untuk 488 Rumah Rusak Berat

Pemerintah Manggarai Barat menetapkan 458 keluarga memilih hunian sementara dan 30 keluarga di Ndoso menerima Dana Tunggu Hunian Rp600.000 per bulan selama tiga bulan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan balok kayu olahan tersusun rapi dari sudut dekat.
Ilustrasi: Tumpukan balok kayu olahan tersusun rapi dari sudut dekat. · Foto: Mark Stebnicki / Pexels

Labuan Bajo — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat pada Senin, 19 Oktober 2026, menetapkan pilihan bantuan bagi 488 rumah rusak berat akibat gempa bumi Flores. Sebanyak 458 keluarga memilih hunian sementara, sedangkan 30 keluarga di Kecamatan Ndoso memilih Dana Tunggu Hunian.

Informasi itu disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat Pius Baut saat memimpin apel kekuatan di halaman Kantor Bupati Manggarai Barat. Bantuan diberikan melalui dua skema untuk warga yang rumahnya masuk kategori rusak berat.

Keluarga yang memilih Dana Tunggu Hunian menerima Rp600.000 per bulan selama tiga bulan. Dana tersebut ditujukan untuk membantu kebutuhan tempat tinggal sementara. Sementara itu, keluarga yang memilih hunian sementara akan menerima bantuan melalui pembangunan tempat tinggal sementara.

Pilihan bantuan menentukan penanganan warga terdampak

Perubahan komposisi pilihan ini penting bagi pembaca di Flores karena menentukan bentuk bantuan yang diterima keluarga terdampak di Manggarai Barat. Data sebelumnya masih menunjukkan pilihan yang berbeda, sehingga pendataan dan penetapan terbaru menjadi dasar penanganan pemerintah.

Gempa Flores sebelumnya menyebabkan kerusakan pada rumah warga di Kabupaten Manggarai Barat. Pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyiapkan skema hunian sementara atau Dana Tunggu Hunian bagi rumah yang mengalami kerusakan berat.

Untuk keluarga di Kecamatan Ndoso yang memilih Dana Tunggu Hunian, bantuan berlangsung selama tiga bulan dengan nilai Rp600.000 setiap bulan. Sementara keluarga lain memilih hunian sementara sebagai tempat tinggal selama penanganan rumah mereka berlangsung.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Bencana

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.