NTT Hari Ini

Kamis, 8 Oktober 2026

Berapa Kontribusi Pariwisata terhadap Ekonomi NTT?

Kontribusi pariwisata NTT mencapai 7,71 persen terhadap PDRB pada 2025. Angka ini berbeda dari jumlah wisatawan, tingkat hunian hotel, dan anggaran pemerintah.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan pantai berpasir putih dengan perahu wisata dan latar perbukitan tropis.
Ilustrasi: Pemandangan pantai berpasir putih dengan perahu wisata dan latar perbukitan tropis. · Foto: Iqx Azmi / Pexels

Kontribusi pariwisata terhadap perekonomian Nusa Tenggara Timur mencapai 7,71 persen dari PDRB pada 2025, menurut Laporan Kinerja Pemerintah Provinsi NTT 2025. Angka itu menunjukkan peran sektor pariwisata dalam ekonomi daerah, tetapi tidak sama dengan jumlah kunjungan wisatawan atau pendapatan seluruh pelaku usaha.

Apa arti kontribusi pariwisata 7,71 persen?

Kontribusi 7,71 persen adalah porsi pariwisata terhadap Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB NTT pada 2025. PDRB mengukur nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan dalam wilayah provinsi, sehingga angka ini menggambarkan ukuran ekonomi sektor pariwisata dalam keseluruhan ekonomi NTT.

Pemerintah Provinsi NTT mencatat capaian tersebut setara dengan 99,23 persen dari target 7,77 persen dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintah 2025. Perbandingan itu menggunakan target kinerja pemerintah, bukan perbandingan langsung dengan jumlah wisatawan.

Apakah angka itu berarti 7,71 persen wisatawan datang ke NTT?

Tidak. Kontribusi terhadap PDRB dan jumlah perjalanan wisatawan adalah dua ukuran berbeda. Data BPS NTT untuk Juli 2025 mencatat 981.528 perjalanan wisatawan nusantara yang menuju NTT, sedangkan perjalanan wisatawan nusantara dari NTT mencapai 1.002.652 perjalanan.

Menurut BPS, 2025, 91,95 persen perjalanan wisatawan nusantara di NTT berasal dari perjalanan dalam provinsi sendiri. BPS juga mencatat 25.155 kunjungan wisatawan mancanegara ke NTT pada Juli 2025; angka itu adalah kunjungan pada satu bulan, bukan kontribusi sektor terhadap PDRB setahun.

Bagaimana kondisi akomodasi pada periode yang sama?

TPK hotel berbintang di NTT mencapai 50,95 persen pada Juli 2025, menurut BPS, 2025. TPK mengukur persentase kamar yang terjual atau terisi selama periode pengamatan, sehingga tidak dapat dibaca sebagai persentase kontribusi pariwisata terhadap ekonomi.

Pada bulan itu, BPS mencatat 65.002 tamu hotel berbintang dengan rata-rata lama menginap 1,64 malam. Untuk hotel nonbintang, jumlah tamu tercatat 53.488 orang, TPK 18,17 persen, dan rata-rata lama menginap 1,46 malam, menurut BPS, 2025.

Di mana posisi belanja pemerintah pariwisata?

Dokumen Pemerintah Provinsi NTT mencatat anggaran belanja Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebesar Rp16.306.913.946 berdasarkan perubahan APBD 2025 yang ditetapkan pada 11 April 2025. Dokumen yang sama mencantumkan target Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp1.782.951.194.

Anggaran dinas dan kontribusi pariwisata terhadap PDRB juga bukan ukuran yang sama. Anggaran menunjukkan belanja pemerintah pada program dan kegiatan dinas, sementara kontribusi PDRB menunjukkan nilai tambah ekonomi sektor pariwisata di tingkat provinsi.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.