NTT Hari Ini

Selasa, 6 Oktober 2026

Gubernur NTT Dorong Kemudahan Perizinan dan Perlindungan Produk UMKM

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena membuka Flobamorata Creative Expo 2026 di Kupang pada 3 Oktober. Pemerintah mendorong akses pasar, pembiayaan, perizinan, dan perlindungan hukum bagi produk lokal.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Alat tenun kayu tradisional dengan kain bermotif warna-warni dan beberapa gulungan benang.
Ilustrasi: Alat tenun kayu tradisional dengan kain bermotif warna-warni dan beberapa gulungan benang. · Foto: Bibek KC / wordpress (Openverse), CC0

Kota Kupang — Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena membuka Flobamorata Creative Expo 2026 di Lippo Plaza Kupang pada 3 Oktober 2026. Ia mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah melalui regulasi, kemudahan perizinan, perluasan akses pasar, serta perlindungan hukum bagi produk lokal.

Mengapa ini penting: Pelaku UMKM NTT mendapat ruang untuk memperluas pasar dan mengakses pembiayaan, konsultasi ekspor, serta dukungan perlindungan hukum bagi produk lokal.

Menurut RRI, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha, akses pembiayaan, dan peluang ekspor. Pemerintah Provinsi NTT berkoordinasi dengan Kementerian Hukum untuk memperkuat perlindungan terhadap produk wastra dan komoditas unggulan daerah, termasuk untuk mengantisipasi klaim, peniruan, dan penyalahgunaan.

Rangkaian pameran

Flobamorata Creative Expo 2026 merupakan kolaborasi Bank Indonesia Perwakilan NTT dan Pemerintah Provinsi NTT. Kegiatan berlangsung pada 2-4 Oktober 2026 dengan tema “Flobamorata Berkarya: Menuju Perekonomian Berdaya dan Berkelanjutan”.

Rangkaian acara mencakup pameran UMKM, masterclass, talkshow, kompetisi, business matching, serta konsultasi pembiayaan dan ekspor. Produk yang ditampilkan meliputi wastra, kopi, makanan, dan minuman lokal NTT.

Tribunnews.com melaporkan pembukaan acara juga dihadiri Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Ketua DPRD NTT Emelia Julia Nomleni, Wali Kota Kupang, Bupati Kupang, dan sejumlah pemangku kepentingan.

Acara tersebut diarahkan untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar, pembeli potensial, lembaga pembiayaan, dan mitra usaha. Penyelenggara menyebut kegiatan itu sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM dan hilirisasi komoditas.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Headline NTT

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.