Setahun Kodim 1630/Manggarai Barat: Pertumbuhan Pesat Daerah Dorong Kehadiran Satuan TNI Baru di NTT
Pesatnya perkembangan Manggarai Barat menjadi alasan utama lahirnya Kodim 1630 sebagai satuan teritorial mandiri. Setahun berjalan, satuan ini aktif mendukung program pemerintah di daerah.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca Diperbarui
Labuan Bajo — Pesatnya perkembangan Kabupaten Manggarai Barat menjadi salah satu alasan utama lahirnya Komando Distrik Militer (Kodim) 1630/Manggarai Barat sebagai satuan teritorial mandiri, terpisah dari Kodim 1612/Manggarai yang selama ini berpusat di Ruteng. Hal itu disampaikan Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf. Budiman Manurung, dalam peringatan HUT pertama satuannya, Sabtu (19/9/2026).
“Pembentukan satuan ini menyesuaikan kebutuhan pertahanan dan kewilayahan seiring perkembangan Manggarai Barat,” kata Budiman. Sebelum berdiri sendiri, wilayah kerja Kodim 1630 merupakan bagian dari cakupan teritorial Kodim 1612/Manggarai.
Tiga Koramil dan Markas di Lahan Hibah Pemkab
Kodim 1630/Manggarai Barat diresmikan Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto pada 19 September 2025 di Labuan Bajo, dengan tiga Komando Rayon Militer (Koramil) di bawahnya, yakni Koramil Komodo, Koramil Lembor, dan Koramil Macang Pacar. Markas Kodim dibangun di atas lahan seluas 24.330 meter persegi hibah Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Pembangunannya sempat ditinjau langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada Agustus 2024.
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, saat peresmian setahun lalu menyambut kehadiran Kodim ini sebagai penguatan sistem keamanan dan ketahanan wilayah yang turut membuka babak baru pembangunan daerah.
Sinergi dengan Program Pemerintah
Sinergi lintas instansi terus dirawat sepanjang tahun pertama. Kodim 1630/Mabar tercatat aktif mendukung program strategis pemerintah pusat di daerah, mulai dari kerja sama dengan Bulog untuk serapan gabah dan beras, pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga pembangunan jembatan di wilayah terisolasi seperti Wae Lombor.
Dalam peringatan HUT pertama, Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng mengapresiasi keterlibatan Kodim 1630 dalam berbagai kegiatan, termasuk pengamanan wilayah dan penanganan bencana di Flores. Menutup peringatan, Letkol Budiman menegaskan komitmen jajarannya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi vertikal, dan seluruh pemangku kepentingan demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat NTT.
Sumber
- RRI — Dandim Budiman: perkembangan Manggarai Barat dorong pembentukan Kodim
- RRI — HUT pertama Kodim 1630 dapat apresiasi Pemkab Manggarai Barat
- Detik.com — Pangdam resmikan Kodim Manggarai Barat, jaga pariwisata Labuan Bajo
- InfoMabar (Pemkab Manggarai Barat) — peresmian Kodim 1630
- InfoMabar (Pemkab Manggarai Barat) — sinergi Forkopimda
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
Sebanyak 594 Pendidik Dukung Pemulihan Sekolah Pascagempa
Gelombang kedua pelatihan psikososial di Manggarai Timur berlangsung pada 2 hingga 4 November 2026 dan melibatkan guru pendidikan dasar. Total peserta…
Paling ramai di Flores

Berita utama hari ini

Baca juga




