BMKG Minta Pantau Perairan NTT Saat Angin Menguat
BMKG mencatat angin berpotensi meningkatkan tinggi gelombang di Perairan Selatan Flores, Laut Sawu, Perairan Selatan Sumba, dan sekitar Taman Nasional Komodo pada 24 September 2026.
Oleh Pandi Muktar
· Peristiwa: · 2 menit baca
Kupang — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat kecepatan angin tertinggi di sejumlah perairan Nusa Tenggara Timur pada 24 September 2026. Kondisi itu berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di wilayah terdampak.
Wilayah yang perlu dipantau mencakup Perairan Selatan Flores, Laut Sawu, Perairan Selatan Sumba, dan Perairan Taman Nasional Komodo. Daftar BMKG juga mencakup Selat Sape Bagian Selatan, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Alor-Pantar, Selat Sumba, Selat Ombai, Perairan Sabu-Raijua, Perairan Utara Kupang-Rote, Selat Pukuafu, Perairan Selatan Timor-Rote, serta perairan Labuan Bajo.
BMKG menyebut pola angin sebagai faktor yang dapat meningkatkan tinggi gelombang. Pelaut, nelayan, dan operator wisata perlu memeriksa informasi cuaca maritim sebelum berlayar, terutama saat melintasi perairan terbuka dan jalur menuju kawasan Taman Nasional Komodo.
Angin Menguat, Jalur Laut Antar-Pulau Perlu Dipantau
Di Flores dan Lembata, perhatian terutama diperlukan di Perairan Selatan Flores serta jalur sekitar Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo. Di Sumba, pemantauan mencakup Perairan Selatan Sumba dan Selat Sumba. Di Sabu, Rote, Alor, dan wilayah Timor, pelaku pelayaran perlu memperhatikan Perairan Sabu-Raijua, Perairan Utara Kupang-Rote, Perairan Selatan Timor-Rote, Selat Alor, dan Perairan Selatan Alor-Pantar.
Informasi BMKG yang diperbarui pada 24 September 2026 menjadi rujukan untuk mengecek kondisi terbaru sebelum keberangkatan. Peringatan maritim dapat berubah mengikuti perkembangan angin dan gelombang. Karena itu, keputusan berlayar sebaiknya mempertimbangkan pembaruan resmi BMKG pada waktu keberangkatan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kepulauan
BMKG Prakirakan Sabu Raijua Terpanas pada Kamis
BMKG memprakirakan Sabu Raijua cerah hingga cerah berawan pada Kamis, 22 Oktober 2026, dengan suhu tertinggi 36°C. Angin kering meningkatkan risiko ka…
Terbaru di Bencana

Berita utama hari ini

Baca juga



