Dinkes Kota Kupang Imbau Warga Waspadai Kabut Asap
Dinas Kesehatan Kota Kupang mengingatkan risiko gangguan pernapasan, iritasi mata dan kulit akibat udara kabur. DPRD NTT mendesak pengukuran kualitas udara serta mitigasi.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Kota Kupang — Dinas Kesehatan Kota Kupang mengimbau warga mewaspadai udara kabur atau asap yang melanda wilayah Kupang dan sekitarnya pada 22 Oktober 2026.
Mengapa ini penting: Warga Kupang mendapat imbauan menggunakan masker dan kacamata saat beraktivitas di luar ruangan, sementara pemerintah didorong mengukur kualitas udara dan menyiapkan mitigasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang Retnowati mengatakan paparan asap dapat memicu infeksi saluran pernapasan akut, gangguan pernapasan berat, serta iritasi mata dan kulit. Warga yang beraktivitas di luar ruangan diminta menggunakan masker dan kacamata jika asap mengganggu.
Menurut laporan Pos Kupang, udara kabur telah berlangsung sekitar dua pekan. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I El Tari Kupang Sti Nenot'ek mengatakan kondisi itu diduga dipengaruhi sebaran asap kebakaran hutan dan lahan dari wilayah lain, termasuk Papua dan Maluku bagian selatan, serta wilayah di Pulau Timor dan sekitar Nusa Tenggara Timur.
BMKG sebelumnya menjelaskan citra satelit Himawari-9 menunjukkan potensi sebaran partikulat asap hingga Kota Kupang. Data pengamatan udara atas pada 8 Oktober 2026 juga menunjukkan dua lapisan atmosfer stabil pada ketinggian sekitar 2,8 kilometer dan 3,9 kilometer yang dapat memperlambat penyebaran vertikal polutan.
Wakil Ketua Komisi V DPRD Nusa Tenggara Timur Winston Rondo mendesak pemerintah mengukur kualitas udara dan menyiapkan mitigasi. Menurut laporan RRI, ia meminta hasil pengukuran dibuka kepada publik serta mendorong koordinasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan BMKG.
Winston juga menyebut sekolah membutuhkan arahan mengenai pembatasan kegiatan luar ruangan, penyesuaian olahraga dan upacara, serta penanganan anak yang mengalami keluhan pernapasan. Penyesuaian kegiatan belajar, menurut dia, perlu mengikuti hasil pengukuran udara dan rekomendasi kesehatan setempat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Headline NTT
Gubernur NTT Minta Pengamanan Diperkuat hingga Daerah
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menerima kunjungan perdana Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto di Kupang pada 21 Oktober 2026. Pengaman…
Terbaru di Bencana

Berita utama hari ini

Baca juga




