Bupati Belu Usulkan Pasar Malam untuk Tour de EnTeTe
Bupati Belu Willybrodus Lay mengusulkan pasar malam pada Tour de EnTeTe tahun berikutnya. Agenda itu ditujukan untuk memperluas ruang promosi dan pemasaran produk UMKM.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Atambua — Pada 4 November 2026, Bupati Belu Willybrodus Lay mengusulkan penambahan pasar malam pada penyelenggaraan Tour de EnTeTe tahun berikutnya. Usulan itu disampaikan saat rombongan Tour de EnTeTe tiba di Kantor Camat Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.
Willybrodus Lay mendukung pelaksanaan Tour de EnTeTe sebagai kegiatan yang menggabungkan olahraga, kebersamaan, promosi daerah, dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia meminta penyelenggaraan berikutnya dibuat lebih meriah. Setelah kegiatan olahraga pada pagi hari, pasar malam diharapkan memberi ruang tambahan bagi masyarakat untuk bersantai dan pelaku UMKM untuk memasarkan produk.
Etape I Daratan Timor pada 4 November 2026 menghubungkan Kabupaten Malaka dan Kabupaten Belu. Sekitar 1.200 peserta menempuh rute 15 kilometer dari SD Katolik Nurobo, Desa Meotroi, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, menuju Kantor Camat Tasifeto Barat, Kabupaten Belu. Kegiatan berlangsung pukul 06.00–09.30 WITA.
Di titik finis, panitia menyediakan pojok promosi UMKM, Bank NTT Corner, pemeriksaan kesehatan, dan layanan Samsat Keliling. Rangkaian kegiatan juga mencakup penanaman 15 bibit pohon. Agenda tersebut menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Pasar malam dapat memperluas manfaat ekonomi di Belu
Usulan pasar malam penting bagi pembaca di Belu karena manfaat kegiatan tidak berhenti pada peserta olahraga. Pelaku UMKM dapat memperoleh waktu dan ruang promosi yang lebih panjang, sedangkan masyarakat mendapat kegiatan pendamping setelah agenda pagi selesai.
Tour de EnTeTe juga melibatkan peserta dari kalangan pelajar, aparatur sipil negara, komunitas olahraga, atlet, dan masyarakat. Pemerintah daerah menempatkan kegiatan ini sebagai sarana untuk mendorong pola hidup sehat sekaligus memperkenalkan produk lokal. Di sepanjang rangkaian, UMKM menjadi bagian dari upaya menggerakkan transaksi dan ekonomi daerah.
Etape I Daratan Timor berlangsung pada 4 hingga 7 November 2026. Rute rangkaian mencakup sejumlah wilayah di Kabupaten Malaka, Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Kabupaten Kupang, dan Kota Kupang.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Olahraga
Lomba Lari 10 Kilometer di Kota Kupang Dijadwalkan 7 November 2026
Pemerintah Provinsi NTT menyiapkan lomba lari malam 10 kilometer di Kota Kupang pada 7 November 2026, dengan hadiah juara pertama Rp10 juta dan total…
Terbaru di Pariwisata

Baca juga





