Mengapa Kunjungan Wisman NTT Belum Mengangkat Okupansi Hotel
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Nusa Tenggara Timur naik 38,77 persen pada September 2026. Namun, okupansi hotel berbintang dan perjalanan wisatawan nusantara menurun.
Oleh Asyinta Sastra
· Peristiwa: · 1 menit baca
Kupang — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke Nusa Tenggara Timur pada September 2026 meningkat 38,77 persen. Pada periode yang sama, tingkat penghunian kamar hotel berbintang tercatat 49,03 persen dan perjalanan wisatawan nusantara mencapai 893.205 perjalanan.
Data tersebut menunjukkan pertumbuhan kunjungan wisatawan asing belum otomatis meningkatkan okupansi hotel berbintang. Tingkat penghunian kamar turun 6,36 persen dibandingkan Agustus 2026 dan turun 0,42 persen dibandingkan September 2025.
Pergerakan wisatawan nusantara juga melemah. Jumlah 893.205 perjalanan pada September 2026 turun 0,49 persen dibandingkan Agustus 2026 dan turun 2,14 persen dibandingkan September 2025.
Okupansi hotel tidak merata antarwilayah NTT
Kabupaten Manggarai Barat mencatat tingkat penghunian kamar hotel berbintang tertinggi, yakni 68,10 persen. Kabupaten Sumba Barat berada di posisi berikutnya dengan 47,95 persen, sedangkan Kota Kupang mencapai 37,81 persen.
Perbedaan ini memperlihatkan bahwa peningkatan kunjungan ke Nusa Tenggara Timur belum tersebar merata ke seluruh daerah. Manggarai Barat memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan investasi perhotelan, tetapi daerah lain masih menghadapi tantangan dalam mengubah arus perjalanan menjadi keterisian kamar.
Hotel nonbintang mencatat tingkat penghunian kamar 19,65 persen. Angka itu turun 10,36 persen dibandingkan bulan sebelumnya, meskipun meningkat 3,22 persen secara tahunan. Data BPS menjadi dasar untuk membaca hubungan antara kunjungan wisatawan asing, perjalanan wisatawan nusantara, dan kinerja akomodasi di Nusa Tenggara Timur.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Headline NTT
Pemprov NTT Koordinasikan Verifikasi Koperasi Desa Merah Putih
Rapat koordinasi di Kupang pada 3–5 November 2026 membahas progres, kendala, dan hasil verifikasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di N…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga



