NTT Hari Ini

Jumat, 6 November 2026

Mengapa Kunjungan Wisman NTT Belum Mengangkat Okupansi Hotel

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Nusa Tenggara Timur naik 38,77 persen pada September 2026. Namun, okupansi hotel berbintang dan perjalanan wisatawan nusantara menurun.

Oleh

· Peristiwa: · 1 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Interior kamar tidur modern dan rapi dengan tempat tidur, televisi, dan jendela tertutup tirai.
Ilustrasi: Interior kamar tidur modern dan rapi dengan tempat tidur, televisi, dan jendela tertutup tirai. · Foto: Max Vakhtbovych / Pexels

Kupang — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke Nusa Tenggara Timur pada September 2026 meningkat 38,77 persen. Pada periode yang sama, tingkat penghunian kamar hotel berbintang tercatat 49,03 persen dan perjalanan wisatawan nusantara mencapai 893.205 perjalanan.

Data tersebut menunjukkan pertumbuhan kunjungan wisatawan asing belum otomatis meningkatkan okupansi hotel berbintang. Tingkat penghunian kamar turun 6,36 persen dibandingkan Agustus 2026 dan turun 0,42 persen dibandingkan September 2025.

Pergerakan wisatawan nusantara juga melemah. Jumlah 893.205 perjalanan pada September 2026 turun 0,49 persen dibandingkan Agustus 2026 dan turun 2,14 persen dibandingkan September 2025.

Okupansi hotel tidak merata antarwilayah NTT

Kabupaten Manggarai Barat mencatat tingkat penghunian kamar hotel berbintang tertinggi, yakni 68,10 persen. Kabupaten Sumba Barat berada di posisi berikutnya dengan 47,95 persen, sedangkan Kota Kupang mencapai 37,81 persen.

Perbedaan ini memperlihatkan bahwa peningkatan kunjungan ke Nusa Tenggara Timur belum tersebar merata ke seluruh daerah. Manggarai Barat memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan investasi perhotelan, tetapi daerah lain masih menghadapi tantangan dalam mengubah arus perjalanan menjadi keterisian kamar.

Hotel nonbintang mencatat tingkat penghunian kamar 19,65 persen. Angka itu turun 10,36 persen dibandingkan bulan sebelumnya, meskipun meningkat 3,22 persen secara tahunan. Data BPS menjadi dasar untuk membaca hubungan antara kunjungan wisatawan asing, perjalanan wisatawan nusantara, dan kinerja akomodasi di Nusa Tenggara Timur.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.