El Tari Kupang Siapkan Terminal Internasional, Rute dan Maskapai Belum Pasti
Bandara Internasional El Tari Kupang dan Pemerintah Provinsi NTT menargetkan pembukaan kembali penerbangan internasional pada Februari 2026 setelah status bandara kembali ditetapkan sebagai internasional.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Kupang — Bandara Internasional El Tari di Kupang, Nusa Tenggara Timur, menargetkan pembukaan kembali penerbangan internasional pada Februari 2026 setelah statusnya kembali ditetapkan sebagai bandara internasional melalui keputusan Kementerian Perhubungan pada Agustus 2025. Hingga Minggu, 20 September 2026, pemerintah daerah dan pengelola bandara belum mengumumkan maskapai, jadwal, maupun tanggal mulai layanan reguler untuk rute internasional dari Kupang.
Penetapan kembali status internasional Bandara El Tari tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2025 tentang Penetapan Bandar Udara Internasional yang mencakup 36 bandar udara umum, termasuk El Tari di Kota Kupang. Pemerintah Provinsi NTT menyebut reaktivasi terminal internasional El Tari sebagai agenda strategis untuk memperkuat konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
General Manager Bandara Internasional El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, mengatakan manajemen bandara bekerja intensif sejak terbitnya KM 37 Tahun 2025 untuk mematangkan kesiapan teknis dan operasional menuju pengoperasian penuh sebagai bandara internasional. Ia menyebut target pengoperasian minimum operation dengan pemenuhan aspek wajib dan regulasi pada Februari 2026.
Menurut Teguh, kesiapan tersebut mencakup infrastruktur dan fasilitas terminal internasional serta penyesuaian operasional dengan ketentuan penerbangan internasional. Peninjauan fasilitas dilakukan bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan pemangku kepentingan bandara, termasuk Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, TNI AU, dan pengelola kargo.
Rapat reaktivasi terminal internasional
Pemerintah Provinsi NTT menggelar Rapat Reaktivasi Terminal Internasional Bandara El Tari Kupang pada Senin, 19 Januari 2026. Rapat yang dipimpin Gubernur Melki Laka Lena itu melibatkan instansi terkait pelayanan penerbangan internasional, antara lain pengelola bandara, Kantor Imigrasi, karantina hewan, ikan dan tumbuhan, karantina kesehatan, dan Bea Cukai.
Dalam rapat tersebut, pemerintah provinsi menargetkan seluruh kesiapan teknis dan administratif rampung hingga akhir Januari 2026 dengan sasaran pembukaan penerbangan internasional pada Februari 2026. Gubernur Melki meminta seluruh pihak menjalankan tugas sesuai kewenangan dan bergerak serempak menuju target tersebut.
Media lokal mencatat bahwa pertemuan dan peninjauan bersama di Bandara El Tari juga dihadiri perwakilan maskapai dan pengelola kargo, sebagai bagian dari koordinasi penyediaan layanan internasional. Namun, tidak ada keterangan resmi yang menetapkan maskapai tertentu sebagai operator rute internasional baru dari Kupang maupun tanggal mulai penerbangan berjadwal.
Rute potensial Kupang–Dili dan Kupang–Darwin
Pengelola Bandara El Tari menyebut rute internasional yang didorong adalah **Kupang–Dili, Timor Leste**, dan **Kupang–Darwin, Australia**. Teguh Darmawan Saiman menyatakan bandara mendorong pembukaan penerbangan ke Darwin dan Timor Leste untuk memperkuat konektivitas internasional NTT.
Media lokal NTT memberitakan bahwa rute Kupang–Dili diproyeksikan dilayani lebih dahulu karena pernah beroperasi sebelum pencabutan sementara status internasional Bandara El Tari. Namun publikasi pemerintah provinsi maupun pengelola bandara belum memuat jadwal tetap, frekuensi, atau nama maskapai yang akan melayani rute tersebut.
Duta Besar Australia untuk Indonesia sebelumnya menyatakan harapan agar penerbangan rute Kupang–Darwin segera terwujud dan menyebut Bandara El Tari telah melakukan persiapan fasilitas sebagai bandara internasional sesuai KM 37 Tahun 2025. Pernyataan itu masih berbentuk dukungan, bukan pengumuman operasional rute.
Dampak bagi pariwisata NTT
Pemerintah provinsi dan pengelola bandara menilai reaktivasi terminal internasional El Tari akan memperkuat akses wisatawan mancanegara ke NTT dan membuka peluang ekspor produk unggulan langsung dari Kupang. Proyeksi tersebut dikaitkan dengan target konektivitas ke Timor Leste dan Australia yang diharapkan mendorong kunjungan serta aktivitas ekonomi lintas negara.
Bagi penumpang, kesiapan layanan imigrasi, karantina, kesehatan, dan bea cukai menjadi bagian dari standar pelayanan internasional yang ditinjau dalam rapat reaktivasi dan kunjungan lapangan di Bandara El Tari. Detail kapasitas, jam layanan, dan prosedur operasional belum dijabarkan rinci dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan, sementara pemerintah daerah tetap menegaskan target pembukaan penerbangan internasional pada Februari 2026.
Sumber
Berita berikutnya

Fenomena Laut Dingin Alor Kecil Dorong UMKM dan Festival ALaDin
Fenomena air laut dingin di Desa Alor Kecil, Kabupaten Alor, muncul bertepatan dengan Festival ALaDin 2026 dan menarik wisatawan.

