NTT Hari Ini

Senin, 28 September 2026

Gerindra Desak Percepatan Pemulihan Gempa Flores

Fraksi Gerindra DPRD Nusa Tenggara Timur meminta pemulihan gempa Flores, layanan dasar, dan infrastruktur dipercepat dalam pembahasan Perubahan APBD 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah ekskavator kuning terparkir di depan dinding gedung modern.
Ilustrasi: Sebuah ekskavator kuning terparkir di depan dinding gedung modern. · Foto: Maczkó Gábor / Pexels

Kupang — Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur mendesak percepatan pemulihan dampak gempa bumi Flores dan pembangunan infrastruktur dalam pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Juru bicara fraksi, Soleman B. Gorangmau, ST, menyampaikan pandangan akhir itu dalam Sidang Paripurna DPRD NTT pada Senin, 21 September 2026.

Gerindra mendukung perpanjangan masa tanggap darurat dan mendorong pemerintah segera memasuki fase rehabilitasi serta rekonstruksi. Fraksi ini menilai penanganan bencana tidak cukup berfokus pada perbaikan infrastruktur fisik.

Usulan lain mencakup relaksasi kredit bagi korban bencana, beasiswa atau bantuan Uang Kuliah Tunggal bagi mahasiswa terdampak, penyediaan air bersih darurat, pendampingan trauma healing, dan perlindungan masyarakat di lokasi pengungsian. Gerindra juga meminta seluruh bantuan dari pihak ketiga dan pemerintah pusat dilaporkan secara transparan serta akuntabel kepada DPRD.

Di bidang infrastruktur, Gerindra menyoroti rendahnya realisasi belanja modal yang disebut baru mencapai 9,58 persen. Penyelesaian pekerjaan diminta dipercepat sebelum musim hujan, terutama perbaikan jalan dan gedung sekolah di Flores.

Pemulihan Flores terkait langsung dengan layanan dasar

Bagi warga Flores, percepatan pemulihan menentukan akses terhadap jalan, sekolah, air bersih, pendidikan tinggi, dan perlindungan di pengungsian. Infrastruktur yang segera diperbaiki juga mendukung konektivitas dan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.

RRI melaporkan sejumlah pekerjaan yang mendapat perhatian, antara lain jembatan di Nagekeo, penanganan banjir bandang Maupungo dan Lewotobi, serta Terminal Haumeni di Timor Tengah Selatan. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur sebelumnya menyatakan penyesuaian program dalam rancangan perubahan anggaran diarahkan untuk mempercepat perbaikan fasilitas umum, fasilitas pendidikan, dan rekonstruksi rumah warga terdampak gempa di Flores.

Gerindra meminta pemerintah mempercepat pekerjaan yang menjadi bagian dari pemulihan dan memastikan bantuan serta pelaksanaannya dapat dipantau DPRD. Laporan yang tersedia menyebut dukungan terhadap perpanjangan masa tanggap darurat dan dorongan untuk melanjutkan rehabilitasi serta rekonstruksi.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Flores

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.