Gubernur NTT Perkuat Ekosistem UMKM di Kupang
Gubernur Nusa Tenggara Timur menyatakan dukungan untuk UMKM melalui regulasi, perizinan, akses pasar, dan perlindungan hukum produk unggulan daerah.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kupang — Pada 7 Oktober 2026, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan dukungan ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah meliputi regulasi, kemudahan perizinan, perluasan akses pasar, dan perlindungan hukum bagi produk unggulan daerah.
Pernyataan itu disampaikan saat pembukaan Flobamorata Creative Expo 2026 di Lippo Plaza Kupang. Expo berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 dan mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli potensial, pasar global, serta lembaga pembiayaan.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengarahkan penguatan ekosistem tersebut agar UMKM mampu bersaing di pasar internasional. Gubernur juga menekankan pentingnya hilirisasi dan peningkatan nilai tambah produk daerah.
Perlindungan produk lokal menentukan akses pasar NTT
Bagi pelaku usaha di Timor, Flores dan Lembata, Sumba, Sabu, Rote, serta Alor, dukungan perizinan dan pasar dapat membantu produk lokal masuk ke jaringan perdagangan yang lebih luas. Perlindungan hukum juga diperlukan untuk menjaga karya dan komoditas unggulan daerah.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur tengah berkoordinasi dengan Kementerian Hukum. Koordinasi itu berfokus pada perlindungan hak kekayaan intelektual dan indikasi geografis bagi produk wastra, termasuk tenun ikat, serta komoditas unggulan lainnya.
Langkah tersebut ditujukan untuk mengantisipasi klaim, peniruan, dan penyalahgunaan produk lokal oleh pihak luar. Flobamorata Creative Expo 2026 menjadi bagian dari upaya mempertemukan produk daerah dengan pasar, pembeli, dan pembiayaan.
Penguatan UMKM berjalan bersama peningkatan kapasitas, akses pembiayaan, perluasan pasar, dan peluang ekspor.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Kepulauan
KM Awu Singgah di Kupang dan Kalabahi pada 8 Oktober
KM Awu dijadwalkan tiba di Pelabuhan Kupang pada 8 Oktober 2026 pukul 01.00 WITA dan berangkat pukul 06.00 WITA. Kapal kemudian menuju Kalabahi dan ti…
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga




