NTT Hari Ini

Kamis, 8 Oktober 2026

NuFRN Buka Pasar Pertanian bagi Petani Rote Ndao

NuFRN akan menjangkau 47 desa di empat kecamatan Rote Ndao selama 2026 hingga 2030. Program ini menyasar 10.674 petani dan 2.452 keluarga serta memperkuat pasar hasil pertanian.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seseorang membawa keranjang anyaman berisi sayuran segar seperti tomat, paprika, dan seledri di kebun.
Ilustrasi: Seseorang membawa keranjang anyaman berisi sayuran segar seperti tomat, paprika, dan seledri di kebun. · Foto: Kampus Production / Pexels

Rote — Program Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN) direncanakan menjangkau 47 desa di empat kecamatan Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, selama 2026 hingga 2030. Program ini menyasar 10.674 petani dan 2.452 keluarga.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mendorong penguatan pasar hasil pertanian melalui pengembangan NuFRN oleh Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) dan SurfAid. Selain meningkatkan produksi serta ketersediaan pangan, program ini diarahkan untuk membantu penjualan hasil pertanian dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Empat kecamatan sasaran ialah Loaholu, Rote Barat, Rote Barat Daya, dan Rote Barat Laut. Program tersebut merupakan pengembangan dari Program Nusa Tani dengan pendekatan ketahanan pangan dan gizi.

Penguatan pasar menentukan manfaat bagi petani Rote Ndao

Bagi pembaca di Rote, akses pasar menjadi bagian penting karena hasil pertanian perlu terserap agar peningkatan produksi berujung pada pendapatan. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga menyiapkan data pertanian untuk mendukung pengembangan program.

NuFRN mengintegrasikan pertanian, gizi, kesehatan, dan adaptasi perubahan iklim. Program ini menyasar masyarakat di wilayah terpencil, termasuk perempuan dan anak usia dini. Pendekatan tersebut diharapkan memperkuat ketahanan pangan sekaligus pemenuhan kebutuhan konsumsi sehari-hari.

Pembahasan program dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama ARUNGI dan SurfAid dalam persiapan fase awal pelaksanaan di tingkat kabupaten. Sumber pemerintah daerah menyebut pengembangan akses pasar menjadi bagian penting, termasuk peluang penyerapan hasil pertanian melalui Dapur Makan Bergizi Gratis.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.