Hama Menyerang Sekitar 30 Hektare Lahan Pertanian di Belu
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Belu menangani serangan hama pada sekitar 30 hektare lahan hortikultura dan padi di Manleten Barat, Kecamatan Tasifeto Timur.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Manleten Barat — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu menangani serangan hama pada sekitar 30 hektare lahan pertanian di Manleten Barat dan wilayah sekitarnya, Kecamatan Tasifeto Timur, pada 30 September 2026.
Mengapa ini penting: Serangan tersebut memengaruhi sekitar 30 hektare lahan hortikultura dan padi, sehingga petani di wilayah terdampak mendapat pemantauan dan rekomendasi penanganan dari dinas.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Belu Silvi C. Do Amaral mengatakan serangan itu berdampak pada tanaman hortikultura dan padi. Data tersebut berasal dari peninjauan lapangan serta laporan penyuluh pertanian lapangan dari tingkat desa hingga kecamatan.
Menurut Silvi, serangan didominasi hama putih dan gulma. Dinas menginstruksikan penyuluh pertanian lapangan dan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan untuk memantau wilayah terdampak secara rutin.
Petugas juga memberikan edukasi tentang penggunaan pestisida yang tepat sasaran. Dinas menyarankan petani melakukan rotasi tanaman untuk memutus rantai penyebaran hama.
Silvi meminta petani menyesuaikan jenis tanaman dengan kondisi musim dan ketersediaan air. Untuk padi, petani dianjurkan memilih varietas berumur genjah agar dapat dipanen dalam waktu lebih singkat.
Dinas mengimbau petani melaporkan serangan melalui penyuluh pertanian lapangan di wilayah masing-masing atau langsung kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Belu. Laporan itu menjadi dasar pemantauan serta pemberian penanganan dan rekomendasi sesuai kondisi tanaman.
Dinas juga menyatakan ketersediaan pupuk untuk kebutuhan petani di Belu masih aman hingga Desember 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Timor
Pameran Pangan Lokal NTT di Atambua Libatkan 35 UMKM
Pemerintah Kabupaten Belu menyiapkan Pameran Pangan Lokal tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur pada 2–3 Oktober 2026 di Mal Pelayanan Publik Kabupaten…
Paling ramai di Timor

Berita utama hari ini

Baca juga




