Harga Ayam Broiler Hidup di Kupang Rp27.500 per Kilogram
Harga ayam broiler hidup di tingkat peternak Kupang tercatat Rp27.500 per kilogram pada Sabtu, 12 September 2026, menurut data Permindo.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 4 menit baca
Kupang — Harga ayam broiler hidup di tingkat peternak di Kupang tercatat Rp27.500 per kilogram pada Sabtu, 12 September 2026, berdasarkan laporan realisasi Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) yang dipublikasikan pada 13 September 2026.
Data Permindo menggambarkan harga ayam hidup yang dijual dari kandang peternak, bukan harga eceran di pasar yang dibayar konsumen. Informasi ini menjadi salah satu indikator perkembangan usaha peternak rakyat di Kupang, tetapi tidak langsung menunjukkan harga ayam potong atau inflasi pangan di daerah tersebut.
Harga Kupang dalam jejaring pasar regional
Dalam tabel realisasi harga broiler livebird Permindo untuk Sabtu, 12 September 2026, posisi Kupang berada di kisaran atas dibanding beberapa wilayah lain di Bali dan Nusa Tenggara. Di Lombok, harga livebird tercatat Rp26.000–Rp26.500 per kilogram, sementara di Bima tercatat Rp26.000 per kilogram. Di Bali, harga berada pada rentang Rp25.000–Rp25.500 per kilogram untuk ayam hidup tingkat kandang.
Di luar Bali dan Nusa Tenggara, sejumlah wilayah lain mencatat harga yang sama atau lebih tinggi. Data Permindo menampilkan Berau pada kisaran Rp27.000–Rp28.000 per kilogramRp28.000 per kilogram untuk ayam broiler hidup.
Perbandingan regional tersebut menunjukkan bahwa harga livebird Kupang berada di sisi atas pasar Bali dan Nusa Tenggara, sejajar dengan beberapa sentra di Kalimantan dan Sulawesi. Namun, Permindo menekankan bahwa data tersebut berfokus pada transaksi di tingkat kandang dan tidak memuat informasi rinci mengenai biaya produksi atau harga di tingkat konsumen.
Kontribusi harga kandang terhadap rantai pasok
Harga di tingkat kandang menjadi salah satu komponen pembentukan harga pada tahap berikutnya, mulai dari pengangkutan, pemotongan, hingga distribusi dan penjualan eceran. Menurut ulasan kebijakan perunggasan yang dipublikasikan Permindo, margin usaha peternak tidak dapat dinilai hanya dari angka harga livebird karena bergantung pada biaya pakan, bibit (day-old chick), obat dan vaksin, tenaga kerja, serta biaya pemasaran.
Artikel analisis Permindo tentang siklus industri broiler Indonesia menyebutkan bahwa pembacaan harga ayam memerlukan pemantauan serentak atas empat indikator utama: harga DOC, jumlah chick in, tren harga pakan, dan harga livebird di kandang. Tanpa data lengkap biaya produksi per kilogram, angka Rp27.500 per kilogram di Kupang belum dapat dinilai sebagai margin positif atau negatif bagi peternak rakyat.
Di sisi konsumen, data yang lebih relevan adalah harga karkas atau daging ayam ras di pasar. Contoh data panel harga pemerintah daerah di wilayah lain, seperti NTB, menunjukkan bahwa harga daging ayam ras di tingkat konsumen dapat berada di kisaran Rp40.000–Rp46.000 per kilogram, jauh di atas harga livebird di kandang. Perbedaan ini menggambarkan adanya biaya tambahan di sepanjang rantai pasok, tetapi tidak dapat dijadikan dasar untuk mengestimasi harga pasar Kupang tanpa data lokal yang sepadan.
Posisi Kupang dalam laporan harga terbaru
Situs pemantau harga InfoBroiler mencatat bahwa pasar ayam broiler hidup di wilayah Bali dan Nusa Tenggara pada Rabu, 16 September 2026, mencatat rata-rata harga Rp26.833 per kilogram, dengan disparitas wilayah sebesar sekitar Rp2.500 per kilogram. Dalam laporan yang sama, Kupang dan sekitarnya berada di kisaran Rp28.000 per kilogram untuk bobot kurang dari 2,0 kilogram dan Rp27.500 per kilogram untuk bobot di atas 2,0 kilogram.
Data InfoBroiler tersebut konsisten dengan angka Permindo untuk Kupang pada 12 September 2026, sehingga menguatkan bahwa harga livebird di tingkat peternak Kupang pada pertengahan September 2026 berada di sekitar Rp27.500–Rp28.000 per kilogram, bergantung pada bobot ayam.
Bagi rumah tangga di Kupang, perkembangan biaya pangan tetap perlu dipantau melalui data harga pasar yang disajikan pemerintah atau lembaga pemantau harga konsumen. Laporan Permindo dan InfoBroiler memberikan gambaran penting mengenai posisi peternak dalam rantai pasok ayam broiler, tetapi belum menggantikan kebutuhan akan data resmi harga eceran di pasar setempat.
Sumber
- Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia - Harga Broiler Livebird per Kg, Sabtu 12 September 2026
- InfoBroiler - Harga Ayam Broiler Bali & Nusa Tenggara Hari Ini
- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat - Panel Harga Komoditas
- Satu Data Karanganyar - Harga Bahan Pokok Harian Rata-rata
- Bank Indonesia - Sistem Pemantauan Harga Pangan (PIHPS)
Berita berikutnya
Gubernur NTT Minta Pemulihan Ekonomi Korban Gempa Flores Dipercepat
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan pemulihan ekonomi warga Flores terdampak gempa harus berjalan bersamaan dengan rehabilitasi dan re…

