Janda di Bakunase Tercatat dalam Desil 10, Data Bantuan Dipersoalkan
Laporan VIVA NTT menyebut seorang janda di Bakunase, Kota Kupang, tercatat dalam desil 10. Temuan itu memicu sorotan terhadap ketepatan data yang dipakai sebagai dasar penyaluran bantuan sosial.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kupang — Seorang janda di Bakunase, Kota Kupang, disebut tercatat dalam desil 10 dalam laporan VIVA NTT yang terbit pada 14 September 2026. Temuan itu memicu sorotan terhadap ketepatan data kesejahteraan yang dipakai sebagai dasar penyaluran bantuan sosial.
Dalam laporan tersebut, Usman Husin meminta agar pemerintah tidak sampai membuat warga yang benar-benar berhak tersisih dari bantuan. VIVA NTT juga menyebut persoalan itu berkaitan dengan data desail dan risiko salah sasaran dalam penyaluran bantuan pangan.
Desil 10 dan data bantuan
Kementerian Sosial melalui layanan Cek Bansos menjelaskan bahwa desil membagi keluarga ke dalam 10 kelompok kesejahteraan, masing-masing sekitar 10 persen dari populasi keluarga. Dalam penjelasan resmi itu, desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi.
Penjelasan serupa juga dimuat dalam artikel edukasi Bisnis yang mengutip keterangan Kemensos, bahwa desil 6 sampai desil 10 umumnya tidak menjadi sasaran utama program bantuan sosial reguler. Keterangan ini memperkuat mengapa temuan warga rentan yang tercatat dalam desil 10 menjadi perhatian.
Laporan VIVA NTT menyebut lokasi temuan berada di Bakunase, Kota Kupang, tetapi tidak menjelaskan identitas janda tersebut, jenis bantuan yang dibahas, maupun alasan data itu menempatkannya di desil 10. Laporan itu juga tidak memuat penjelasan dari pemerintah kota atau instansi pengelola bantuan sosial.
Perdebatan semacam ini penting karena data kesejahteraan menjadi dasar banyak program bantuan. Jika data tidak mutakhir, warga yang berhak bisa terlewat, sementara penerima yang tidak tepat dapat masuk dalam daftar.
Dalam praktiknya, pembaruan data biasanya bergantung pada verifikasi di tingkat daerah dan pelaporan perubahan kondisi sosial-ekonomi warga. Karena itu, temuan seperti di Bakunase kerap memunculkan desakan agar data segera ditinjau ulang.
Sumber
Berita berikutnya

Bupati Belu Tegaskan Pentingnya Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Bupati Belu Willybrodus Lay menegaskan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja dan keluarga mereka.
Baca juga


