Sopir dan Pengusaha Kecil di Ngada Keluhkan Antrean BBM
Sopir angkutan umum dan pengusaha kecil di Bajawa, Kabupaten Ngada, mengeluhkan antrean BBM berjam-jam yang berlangsung selama satu hingga dua bulan terakhir.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Bajawa — Sopir angkutan umum dan pengusaha kecil di Kabupaten Ngada mengeluhkan antrean bahan bakar minyak (BBM) yang berlangsung berjam-jam pada Jumat pagi, 16 Oktober 2026. Keluhan itu disampaikan setelah antrean di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Bobou disebut terjadi selama satu hingga dua bulan terakhir.
Albinus, sopir angkutan umum rute Bajawa-Boba dari Kecamatan Golewa Selatan, mengatakan antrean setiap hari menghabiskan tiga hingga empat jam. Waktu tunggu tersebut mengurangi kesempatan mengangkut penumpang dan menekan pendapatan, sementara setoran kepada pemilik kendaraan tetap harus dipenuhi.
Wempi, pengusaha kecil dari Kecamatan Jerebu'u, menyampaikan keluhan serupa. Ia mengatakan telah menghadapi antrean selama sekitar dua bulan. Pada Jumat pagi, ia menyebut sudah menunggu sejak jam 8 pagi hingga jam 11 dan menghabiskan tiga jam di lokasi.
Para pengeluh meminta pemerintah segera mencari solusi. Mereka juga meminta aparat penegak hukum memeriksa penyaluran BBM dan manajemen SPBU agar distribusi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. Wempi berharap pemerintah pusat dan Pertamina melihat langsung kondisi distribusi BBM di Kabupaten Ngada. Ia juga menilai keterbatasan jumlah SPBU perlu menjadi perhatian.
Antrean BBM menekan transportasi dan usaha kecil di Ngada
Keluhan ini berkaitan langsung dengan waktu kerja warga di Pulau Flores. Bagi sopir angkutan umum, waktu yang tersita di SPBU dapat mengurangi rit perjalanan dan jumlah penumpang yang dilayani. Bagi pengusaha kecil, antrean menunda aktivitas usaha dan kebutuhan lain yang harus dikerjakan pada hari yang sama.
Informasi yang tersedia menyebut antrean berlangsung di SPBU Bobou, Bajawa, Kabupaten Ngada. Laporan tersebut juga menyebut permintaan pemeriksaan terhadap penyaluran BBM serta usulan mempertimbangkan penambahan SPBU. Tidak ada keterangan lanjutan mengenai keputusan pemerintah atau langkah Pertamina setelah keluhan disampaikan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
Camino de Flores Uji Coba Rute Bajawa–Boawae–Ende pada 23–27 Oktober
Kementerian Pariwisata dan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores menjadwalkan uji coba Etape Tengah Camino de Flores pada 23–27 Oktober 2026 mela…
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga




