Kemensos Beri Santunan ke Korban Gempa Flores di Sikka dan Palue
Kementerian Sosial menyalurkan santunan kepada satu ahli waris korban meninggal dan 46 korban luka berat gempa Flores di Kabupaten Sikka.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Maumere — Kementerian Sosial menyalurkan santunan kepada korban gempa bumi Flores di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, sebagai bagian dari bantuan untuk penyintas di sejumlah kabupaten terdampak.
Menurut laporan Florespos.net, hingga Kamis, 10 September 2026, santunan di Sikka diberikan kepada satu ahli waris korban meninggal dunia dan 46 korban luka berat. Ahli waris korban meninggal menerima santunan sebesar Rp15 juta dan masing-masing korban luka berat mendapat Rp5 juta, sehingga total santunan untuk kelompok korban luka berat mencapai Rp230 juta.
Florespos.net memberitakan, penyaluran ini terkait gempa bumi tektonik yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026 dan berdampak pada beberapa kabupaten, termasuk Sikka. Dalam keterangan yang dikutip media tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Sikka, Kristianus Amstrong, menjelaskan bahwa data penerima di Kabupaten Sikka meliputi satu korban meninggal dan 46 korban luka berat.
Dasar pendataan penerima
Masih merujuk laporan Florespos.net, Kristianus menyatakan bahwa pendataan penerima santunan di Sikka mengacu pada rekam medik dan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka. Data tersebut selanjutnya diperiksa oleh tim verifikasi sebelum bantuan diserahkan kepada ahli waris dan para korban luka berat.
Di tingkat provinsi, sejumlah laporan nasional sebelumnya mencatat bahwa Kementerian Sosial menyiapkan pola santunan untuk korban gempa NTT dengan besaran Rp15 juta per ahli waris korban meninggal dan Rp5 juta per korban luka berat, setelah proses pendataan dan verifikasi oleh pemerintah daerah dan dinas sosial. Skema ini sejalan dengan besaran santunan yang dilaporkan diterima para korban di Sikka.
Dalam laporan lain, bantuan Kementerian Sosial untuk penanganan darurat gempa NTT mencakup santunan bagi ahli waris korban meninggal dan korban luka berat di tujuh kabupaten terdampak di Flores, termasuk Sikka, Ende, Ngada, Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat.
Penyerahan santunan di Pulau Palue
Penyaluran santunan juga berlangsung di Pulau Palue, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka. Radio Republik Indonesia (RRI) cabang Ende melaporkan bahwa Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengunjungi warga terdampak gempa di Palue pada awal September 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dan pejabat pemerintah provinsi. RRI dan Vox NTT memberitakan bahwa sebanyak 34 warga yang mengalami luka akibat gempa menerima santunan dari Kementerian Sosial, masing-masing sebesar Rp5 juta. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada warga Palue sebagai bagian dari rangkaian penanganan pasca-gempa.
Laporan Vox NTT menyebut kunjungan Gubernur ke Palue berlangsung pada Selasa, 8 September 2026, dengan agenda memastikan penanganan gempa berlanjut dan menyalurkan santunan Kemensos kepada 34 warga terdampak. Besaran santunan yang diterima warga Palue sama dengan nilai santunan bagi korban luka berat yang tercatat di Sikka, yakni Rp5 juta per orang.
Konteks penanganan gempa NTT
Menurut sejumlah laporan nasional, gempa bumi tektonik yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 menyebabkan korban jiwa dan luka di enam hingga tujuh kabupaten, termasuk Sikka. Pemerintah pusat dan Kementerian Sosial mengerahkan bantuan logistik, mendirikan dapur umum di beberapa kabupaten, dan menyiapkan santunan bagi ahli waris korban meninggal serta korban luka berat.
Di tingkat kabupaten, penyaluran santunan di Sikka dan Palue menjadi bagian dari upaya pemulihan keluarga korban setelah masa tanggap darurat. Pendataan penerima dilakukan pemerintah daerah dan dinas sosial sebelum santunan disalurkan, dengan besaran mengacu pada kebijakan Kemensos untuk korban gempa NTT.
Sumber
- RRI Ende - "Gubernur Melki ke Palue, Bawa Santunan dan Perjuangkan Armada Ferry"
- Vox NTT - "Gubernur NTT Pastikan Penanganan Gempa Palue Berlanjut"
- Tirto.id - "Kemensos Janjikan Tali Asih Rp15 Juta untuk Korban Gempa NTT"
- Beritasatu.com - "Kemensos Salurkan Bantuan Rp 14,6 Miliar untuk Korban Gempa NTT"
- Detik.com - "Penanganan Darurat Gempa NTT, Kemensos Salurkan ..."
- Florespos.net
Berita berikutnya

Badan Geologi Turunkan Status Lewotobi Laki-Laki ke Level II Waspada
Badan Geologi menurunkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki dari Level III Siaga menjadi Level II Waspada pada 16 September 2026 setelah aktivitas vulka…
Baca juga


