NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

LLDIKTI XV Siapkan Pembebasan UKT bagi 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa Flores

LLDIKTI Wilayah XV menghimpun dana sekitar Rp160,9 juta melalui Posko Peduli Bencana Flores dan bersama Kemdiktisaintek menyiapkan pembebasan UKT satu semester bagi sekitar 5.000 mahasiswa terdampak gempa di NTT, termasuk mahasiswa asal…

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca Diperbarui

NTT — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV menghimpun dana sekitar Rp160,9 juta dan menyiapkan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) satu semester bagi sekitar 5.000 mahasiswa yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur, termasuk mahasiswa asal NTT yang kuliah di luar wilayah bencana.

Menurut laporan RRI Kupang, dana Rp160.922.091 dikumpulkan melalui Posko LLDIKTI XV Peduli Bencana Flores hingga 14 September 2026 sebagai bentuk dukungan sivitas akademika dan mitra perguruan tinggi bagi masyarakat terdampak gempa bumi Flores pada 15 Agustus 2026.

Pos Kupang menyebut dana tersebut dihimpun dari berbagai pihak dan akan diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak secara terkoordinasi dan tepat sasaran. Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Prof. Adrianus Amheka, menyatakan lembaganya terus melakukan pendataan mahasiswa dan perguruan tinggi yang terdampak bencana.

Expo NTT menulis bahwa Posko LLDIKTI Wilayah XV Peduli Bencana Flores menjadi wadah gotong royong perguruan tinggi, mitra, dunia usaha, organisasi, dan masyarakat untuk membantu penanganan hingga pemulihan pascabencana. Pada 24 Agustus 2026, LLDIKTI Wilayah XV telah menyalurkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan dasar melalui BPBD Provinsi NTT.

Selain bantuan kemanusiaan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyiapkan kebijakan pembebasan UKT selama satu semester bagi sekitar 5.000 mahasiswa terdampak bencana di NTT. Kebijakan ini juga mencakup mahasiswa asal NTT yang sedang menempuh pendidikan di luar wilayah terdampak gempa.

Menurut RRI Kupang, kebijakan pembebasan UKT disiapkan agar mahasiswa dari keluarga terdampak tidak berhenti kuliah dan tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi di tengah masa pemulihan pascabencana. LLDIKTI Wilayah XV bersama Kemdiktisaintek dan perguruan tinggi masih memutakhirkan data untuk memastikan bantuan pendidikan tersebut tepat sasaran.

Pos Kupang menambahkan bahwa LLDIKTI Wilayah XV saat ini terus melakukan pendataan mahasiswa dan perguruan tinggi terdampak bencana di Flores. Pendataan ini menjadi dasar penyaluran bantuan pendidikan, termasuk skema pembebasan UKT satu semester bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria terdampak.

Expo NTT menegaskan bahwa pendataan mahasiswa terdampak terus dimutakhirkan agar kebijakan pembebasan UKT benar-benar menjangkau mereka yang paling membutuhkan. LLDIKTI Wilayah XV juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, dan berbagai perguruan tinggi untuk memetakan kebutuhan di lapangan dan menyusun dukungan berkelanjutan untuk pemulihan pendidikan di Flores.

RRI Kupang menyatakan bahwa kebijakan pembebasan UKT masih dalam tahap persiapan dan pemutakhiran data, sehingga jumlah mahasiswa penerima bantuan bisa berubah mengikuti hasil verifikasi di perguruan tinggi. Pemerintah menempatkan keberlanjutan pendidikan mahasiswa Flores sebagai salah satu prioritas dalam rangka pemulihan pascabencana.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.