NTT Hari Ini

Rabu, 23 September 2026

Mengapa Irigasi Penting bagi Pertanian Nusa Tenggara Timur Saat El Niño

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Nusa Tenggara Timur membahas aksi iklim bersama IRID dan Yayasan PIKUL di Kupang pada 21 September 2026. Irigasi menjadi bagian mitigasi kemarau.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Air jernih mengalir melalui talang kayu atau bambu tradisional di area terbuka.
Ilustrasi: Air jernih mengalir melalui talang kayu atau bambu tradisional di area terbuka. · Foto: Wijs (Wise) / Pexels

Kupang — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur menerima audiensi Indonesia Research Institute for Decarbonization (IRID) dan Yayasan PIKUL pada Senin, 21 September 2026. Pertemuan itu membahas peran pemerintah daerah dalam aksi iklim dan ketahanan pertanian.

Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Timur Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan puncak musim kemarau pada Agustus hingga September berlangsung lebih kering akibat El Niño. Kondisi tersebut membuat penguatan mitigasi lintas sektor menjadi penting bagi kegiatan pertanian.

Dalam pembahasan itu, pengaturan irigasi disebut sebagai salah satu langkah yang perlu dioptimalkan. Irigasi membantu menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian ketika curah hujan menurun selama kemarau.

Mengapa irigasi penting bagi pertanian Nusa Tenggara Timur

Pertanian di Nusa Tenggara Timur menghadapi tekanan dari perubahan iklim dan musim kemarau yang lebih kering. Pengelolaan air melalui jaringan irigasi dapat menjadi bagian dari upaya daerah untuk mengurangi dampak kekeringan pada kegiatan pertanian.

Pertemuan pemerintah daerah dengan IRID dan Yayasan PIKUL juga membahas perkembangan studi tentang penguatan peran pemerintah daerah dalam mendukung target penurunan emisi gas rumah kaca Indonesia. Pembahasan tersebut mengaitkan aksi iklim dengan ketahanan sektor pertanian.

Informasi yang tersedia belum merinci lokasi jaringan irigasi, kabupaten penerima manfaat, luas lahan, debit air, maupun jadwal pelaksanaan program. Karena itu, dampak irigasi tidak dirinci per pulau dan kabupaten dalam laporan ini.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.