Prakiraan Gelombang Laut di Perairan Alor 17–20 September 2026
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang memprakirakan gelombang laut kategori sedang di sejumlah perairan NTT, termasuk Selat Alor dan Perairan Selatan Alor–Pantar, pada periode 17–20 September 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Alor — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang mengeluarkan informasi tinggi gelombang untuk perairan Nusa Tenggara Timur yang berlaku pada 17 September 2026 pukul 08.00 WITA hingga 20 September 2026 pukul 08.00 WITA.
Menurut laporan BMKG yang dikutip sejumlah media, pada periode tersebut gelombang laut kategori sedang diprakirakan terjadi di sejumlah perairan NTT, termasuk Selat Alor dan Perairan Selatan Alor–Pantar.
Gelombang laut kategori sedang didefinisikan dengan ketinggian lebih dari 1,25 meter hingga 2,5 meter.
Prakiraan 17–18 September 2026
Untuk tanggal 17–18 September 2026, BMKG memprakirakan gelombang kategori sedang di beberapa wilayah perairan NTT.
Menurut pemberitaan RRI yang merujuk informasi BMKG Tenau Kupang, gelombang sedang berpotensi terjadi di Selat Sape bagian selatan, Selat Pantar, Perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Alor–Pantar, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Sabu–Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang–Rote, Selat Pukuafu, Perairan Selatan Timor–Rote, serta Perairan Taman Nasional Komodo.
Pada periode yang sama, BMKG juga memperingatkan adanya gelombang kategori tinggi, dengan ketinggian lebih dari 2,5 hingga 3,5 meter, di Perairan Selatan Sumba.
Prakiraan 19–20 September 2026
Pada 19–20 September 2026, gelombang kategori sedang tetap diprakirakan terjadi di sejumlah perairan NTT.
RRI melaporkan bahwa gelombang sedang pada 19–20 September 2026 diperkirakan terjadi di Selat Sape bagian selatan, Perairan Utara Flores, Selat Flores–Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Alor–Pantar, Selat Sumba bagian barat, Perairan Selatan Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Sabu–Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang–Rote, Selat Pukuafu, serta Perairan Selatan Timor–Rote.
Dalam periode 19–20 September 2026, tidak terdapat wilayah di NTT yang diprakirakan mengalami gelombang kategori tinggi.
Imbauan Kewaspadaan bagi Nelayan dan Pelayaran
Media lokal yang mengutip prakiraan BMKG merinci bahwa gelombang sedang tersebut dapat memengaruhi keselamatan pelayaran.
BMKG mengimbau nelayan tradisional, operator kapal penyeberangan, dan pelaku pelayaran lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kecepatan angin dan tinggi gelombang di kawasan perairan NTT, termasuk Selat Alor dan Perairan Selatan Alor–Pantar.
Warga dan pengguna jasa transportasi laut di wilayah Alor dan sekitarnya disarankan memantau pembaruan informasi cuaca maritim dari BMKG sebelum melakukan perjalanan atau aktivitas melaut pada periode 17–20 September 2026.
Sumber
Berita berikutnya

Satlantas Polres Alor Anjangsana ke Dua Purnawirawan Jelang HUT Lantas
Satlantas Polres Alor mengunjungi dua purnawirawan Polri di Alor pada Rabu, 16 September 2026, sebagai bagian rangkaian menyambut Hari Lalu Lintas Bha…
Baca juga



