NTT Hari Ini

Sabtu, 7 November 2026

Sumba Timur Kembangkan Kampung Nelayan di Enam Lokasi

Pemerintah Kabupaten Sumba Timur mengembangkan satu kawasan utama Kampung Nelayan di Kemalaputi dan lima kawasan penyangga. Fasilitas pabrik es serta tempat penyimpanan hasil perikanan disiapkan melalui kerja sama pihak ketiga.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Foto hitam-putih perahu nelayan kayu tradisional lengkap dengan tali dan jaring.
Ilustrasi: Foto hitam-putih perahu nelayan kayu tradisional lengkap dengan tali dan jaring. · Foto: Fiifi Boateng / Pexels

Waingapu — Pemerintah Kabupaten Sumba Timur mengembangkan Kampung Nelayan di enam lokasi, dengan kawasan utama di Kelurahan Kemalaputi dan lima kawasan penyangga, pada 4 November 2026.

Mengapa ini penting: Pengoperasian fasilitas pabrik es dan penyimpanan hasil perikanan ditujukan untuk mendukung aktivitas nelayan di kawasan utama dan lima lokasi penyangga.

Menurut Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumba Timur Yohanis Ndjurumana, pemerintah daerah menyiapkan pengoperasian kawasan utama melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Kerja sama itu mencakup penyediaan dan pengelolaan pabrik es serta tempat penyimpanan hasil perikanan.

Kemalaputi telah dibangun sebagai kawasan Kampung Nelayan berstatus hub pada 2025. Pemerintah daerah mengembangkan kawasan itu sebagai pusat yang didukung lokasi penyangga untuk memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir.

Lima lokasi penyangga tersebut berada di Kadahang, Temu, Wanga, Palakahembi, dan satu lokasi lain di Sumba Timur. Pemerintah daerah menyebut pembangunan di lokasi-lokasi itu masih berlangsung.

Sejumlah pihak ketiga telah menyatakan minat mengelola fasilitas di kawasan utama. Pemerintah daerah berharap kerja sama tersebut mempercepat kesiapan operasional Kampung Nelayan di Kemalaputi.

Program kelautan lain di Sumba Timur

Kementerian Kelautan dan Perikanan juga mencatat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Sumba Timur sebagai bagian dari program prioritas sektor kelautan dan perikanan. Dalam pemantauan pada 30 Juni 2026, pembangunan di Kelurahan Kamalaputi dilaporkan mencapai progres fisik 95,50 persen.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Sumba

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.