Sekolah Katolik Andaluri Waingapu Dorong Siswa Hadapi TKA 2026
Sekolah Katolik Andaluri Waingapu mendorong semua siswa mengikuti TKA 2026. Persiapan dilakukan melalui pendampingan, bimbingan belajar, penguatan materi, dan latihan soal.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Waingapu — Kepala Sekolah Katolik Andaluri Waingapu, Dominikus Rihi Mone, mendorong seluruh siswa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 di Waingapu, Sumba Timur, Kamis, 5 November 2026. TKA dipandang sebagai sarana mengukur pemahaman akademik siswa dan mengevaluasi pembelajaran di sekolah.
Sekolah mengambil kebijakan agar semua siswa berpartisipasi, meski pada pelaksanaan TKA tahun pertama pemerintah belum mewajibkan seluruh siswa mengikuti tes. Dominikus menyebut hasil TKA sebelumnya secara nasional belum menggembirakan. Nusa Tenggara Timur juga masih berada pada posisi rendah.
Matematika dan Bahasa Inggris menjadi bidang yang disebut memerlukan perhatian serius karena hasilnya kurang memuaskan. Sekolah menyiapkan siswa melalui pendampingan dan bimbingan belajar. Guru mata pelajaran yang dipilih siswa memberikan penguatan materi. Siswa juga berlatih menggunakan buku soal TKA.
TKA menjadi bahan evaluasi pembelajaran di Sumba Timur
Bagi pembaca di Sumba, kebijakan ini menunjukkan bahwa sekolah menggunakan hasil TKA untuk melihat kemampuan akademik siswa secara lebih nyata. Hasil tes juga dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun kebutuhan lain pada masa mendatang.
Pelaksanaan TKA di Sekolah Katolik Andaluri berlangsung selama delapan hari dengan pengawas silang dari sekolah lain. Seluruh rangkaian ujian dilaporkan berjalan baik tanpa pelanggaran. Namun, jaringan internet yang kurang stabil dan gangguan sistem dari pusat membuat beberapa siswa harus mengulang ujian melalui jadwal susulan.
Tingkat keseriusan siswa masih beragam. Belum semua peserta menunjukkan antusiasme dan kesiapan maksimal. Sekolah berharap siswa di Nusa Tenggara Timur, khususnya Kabupaten Sumba Timur, dapat menunjukkan kemampuan akademik dan meningkatkan hasil belajar. TKA tidak lagi menjadi penentu kelulusan seperti Ujian Nasional, tetapi hasilnya tetap menjadi gambaran dan motivasi untuk memperbaiki kualitas pendidikan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Sumba
Sebanyak 59 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Tercatat di Sumba Timur
Dinas Sumba Timur mencatat 59 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak hingga Oktober 2026. Pemerintah daerah mempercepat penanganan, perlindungan,…
Terbaru di Pendidikan

Berita utama hari ini

Baca juga



