Kampanye Keselamatan Waingapu Menyasar Kesiapan Angkutan Nataru
PELNI Cabang Waingapu mendukung kampanye keselamatan KSOP Kelas IV Waingapu pada 3 November 2026. Kegiatan ini menyasar kesiapan angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Waingapu — PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Waingapu mendukung kampanye keselamatan pelayaran yang diselenggarakan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Waingapu pada Selasa, 3 November 2026. Dukungan ini disiapkan menjelang angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Kampanye berlangsung melalui Fullday Workshop Keselamatan Pelayaran. Kegiatan tersebut melibatkan pemangku kepentingan sektor maritim dan merupakan kolaborasi KSOP Waingapu bersama Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners' Association (DPP INSA) serta INSA Academy.
Pelaksana Tugas Kepala PELNI Cabang Waingapu Hermina Djara Bonga, S.E., menyatakan keterlibatan PELNI merupakan dukungan terhadap upaya membangun budaya keselamatan pelayaran. PELNI juga berkomitmen menerapkan keselamatan pelayaran sesuai ketentuan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Keselamatan kapal diperkuat menjelang Nataru
Materi kegiatan mencakup sistem manajemen keselamatan kapal, kesiapan menghadapi keadaan darurat, pencegahan kebakaran, pengamanan kendaraan di kapal Roll-on/Roll-off (Ro-Ro), dan pemanfaatan informasi cuaca. Peserta juga mendapat pembekalan mengenai kesiapan awak kapal serta prosedur evakuasi.
Sosialisasi dilanjutkan di atas kapal milik PT Dharma Lautan Utama, PELNI, dan kapal perintis yang beroperasi di Pelabuhan Waingapu. Tim memberikan edukasi kepada nakhoda dan awak kapal, lalu membagikan buku panduan penanganan keadaan darurat serta poster alur komunikasi.
Kepala KSOP Kelas IV Waingapu menekankan perlunya memastikan kelaiklautan kapal, kelengkapan alat keselamatan, kompetensi awak kapal, dan penerapan prosedur keadaan darurat sebelum kapal berlayar. Pengamanan kendaraan dan muatan, peralatan pemadam kebakaran, sistem komunikasi, serta tugas jaga di anjungan juga menjadi perhatian.
Bagi pembaca di Pulau Sumba, langkah ini berkaitan langsung dengan keamanan layanan penumpang dan distribusi barang melalui Pelabuhan Waingapu selama periode angkutan akhir tahun. Pengendalian kendaraan dengan muatan berlebih juga diarahkan untuk menjaga stabilitas dan keselamatan kapal.
KSOP Waingapu berharap penguatan koordinasi antara KSOP, perusahaan pelayaran, agen kapal, dan pemangku kepentingan maritim dapat mendukung layanan angkutan laut Nataru yang aman dan lancar.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores
Jadwal Feri Kupang 31 Oktober Layani Ende hingga Waingapu
Jadwal ASDP dari Pelabuhan Bolok, Kupang, pada 31 Oktober 2026 mencakup Hansisi, Rote, Kalabahi, Ende, Pulau Ende, dan Waingapu. KMP Inerie II berangk…
Paling ramai di Sumba

Berita utama hari ini

Baca juga



