NTT Hari Ini

Jumat, 6 November 2026

Sumba Timur Presentasikan Rumput Emas dan Gelang EKD

Wakil Bupati Sumba Timur mempresentasikan Rumput Emas dan Gelang EKD di Waingapu pada 4 November 2026. Keduanya diajukan dalam penilaian Innovative Government Award.

Oleh

· 2 menit baca

Waingapu — Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, mempresentasikan inovasi Rumput Emas dan Gelang EKD dalam ajang Innovative Government Award yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri pada Rabu, 4 November 2026.

Presentasi itu merupakan bagian dari keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dalam penilaian Innovative Government Award 2026. Rumput Emas berfokus pada pengembangan kebun bibit untuk mendukung sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat. Gelang EKD diarahkan untuk mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital dengan layanan yang mendekat kepada masyarakat.

Rumput Emas merupakan singkatan dari Rumput Ekonomis, Mandiri dan Sejahtera. Inovasi tersebut dikaitkan dengan pengembangan bibit rumput laut lokal dan penguatan potensi ekonomi daerah. Gelang EKD mengutamakan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif agar masyarakat lebih mudah mengakses administrasi kependudukan berbasis digital.

Dua inovasi menghubungkan layanan publik dan kebutuhan warga Sumba Timur

Bagi pembaca di Pulau Sumba, agenda ini menunjukkan dua jalur pelayanan yang berbeda. Rumput Emas menyasar penguatan sektor pesisir dan pertanian melalui kebun bibit. Gelang EKD menyasar layanan administrasi kependudukan dengan pendekatan langsung kepada warga.

Yonathan Hani menyebut keikutsertaan Sumba Timur dalam Innovative Government Award tahun ini merupakan kali keenam. Pada pelaksanaan tahun sebelumnya, Kabupaten Sumba Timur meraih apresiasi sebagai daerah terbaik kedua. Pemerintah kabupaten berharap dua inovasi yang dipresentasikan kembali masuk nominasi dan memperoleh penghargaan.

Presentasi dilakukan di Waingapu dan menjadi bagian dari penilaian terhadap pemerintah daerah dengan capaian Indeks Inovasi Daerah 2026 tertinggi di setiap regional. Penilaian melibatkan unsur kementerian dan lembaga, akademisi, serta praktisi.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Sumba

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.