NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Undana Dampingi UMKM TTU Terapkan Akuntansi Digital SIAPIK

Universitas Nusa Cendana mendampingi pelaku UMKM di Timor Tengah Utara menggunakan aplikasi SIAPIK pada 22–24 Agustus 2026. Pelatihan diarahkan memperbaiki pencatatan transaksi berbasis SAK EMKM dan mendukung kesiapan akses pembiayaan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Kupang — Universitas Nusa Cendana (Undana) mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, menerapkan pencatatan keuangan digital menggunakan aplikasi SIAPIK dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada 22–24 Agustus 2026 di Kefamenanu.

Kegiatan bertajuk “Implementasi Aplikasi SIAPIK Berbasis SAK EMKM untuk Pelaku UMKM di Kabupaten Timor Tengah Utara” ini menjadi bagian dari program PkM Undana Berdampak 2026 yang diluncurkan di Kupang pada 27 Agustus 2026.

Menurut laporan resmi Undana, pendampingan dipimpin Tim Pengabdian kepada Masyarakat Undana yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, dengan fokus mentransformasi pencatatan manual menuju pengelolaan keuangan digital yang lebih tertib dan profesional bagi UMKM pesisir dan pedesaan di TTU.

Pelatihan SIAPIK berbasis SAK EMKM

Dalam pelatihan di Kefamenanu, peserta diperkenalkan pada aplikasi Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK), yang dirancang untuk membantu UMKM mencatat transaksi dan menghasilkan laporan keuangan terstandar.

Undana menjelaskan bahwa materi penggunaan SIAPIK dipadukan dengan prinsip Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM), sehingga pencatatan mengikuti kaidah akuntansi yang berlaku untuk usaha skala kecil.

Peserta mendapatkan sesi teori dan praktik. Mereka diajak mengoperasikan fitur-fitur SIAPIK, mulai dari pencatatan transaksi harian, pemisahan keuangan usaha dan pribadi, hingga penyusunan informasi keuangan dan laporan laba rugi berbasis data yang tercatat di aplikasi.

Praktik pencatatan transaksi

Dalam praktik, pelaku UMKM dilatih menginput pemasukan dan pengeluaran usaha secara terstruktur setiap hari.

Pendampingan juga menekankan pentingnya memisahkan kas usaha dari kas pribadi, agar pemilik usaha dapat melihat kondisi keuangan bisnis tanpa tercampur dengan kebutuhan rumah tangga atau pengeluaran personal.

Menurut Undana, peserta didorong menyusun laporan keuangan sederhana berdasarkan transaksi yang sudah dikumpulkan di SIAPIK, sehingga informasi laba, biaya, dan arus kas dapat dipantau secara berkala.

Pelatihan ini menjadi ruang pembelajaran bagi pelaku UMKM TTU untuk membangun kebiasaan baru dalam pengelolaan usaha, dari pencatatan manual yang tidak teratur menuju sistem digital yang terdokumentasi.

Daya saing dan akses pembiayaan

Bank Indonesia menggambarkan SIAPIK sebagai salah satu alat yang digunakan untuk memperkuat kesiapan UMKM dalam mengakses pembiayaan, karena aplikasi ini membantu pelaku usaha menyusun laporan keuangan yang dapat dijadikan referensi lembaga keuangan.

Dalam penjelasan BI, SIAPIK membantu UMKM mencatat transaksi sekaligus menghasilkan laporan keuangan terstandar, dan sepanjang semester I 2026 telah dimanfaatkan oleh puluhan ribu UMKM di berbagai daerah.

Praktik pencatatan yang rapi dan konsisten dinilai Undana dan BI penting untuk meningkatkan tata kelola dan daya saing UMKM, serta membuka peluang mereka ikut dalam skema pembiayaan yang memerlukan rekam jejak keuangan usaha.

Meski demikian, laporan BI menegaskan bahwa persetujuan pembiayaan tetap bergantung pada kebijakan dan penilaian masing-masing lembaga keuangan, sehingga penggunaan SIAPIK menjadi salah satu prasyarat kesiapan administrasi, bukan jaminan otomatis memperoleh kredit.

Di Nusa Tenggara Timur, Undana juga menyiapkan program lain yang terhubung dengan pendampingan keuangan UMKM, antara lain dukungan KKN tematik untuk membantu penerima Kredit Usaha Rakyat mencatat keuangan dan mengelola bisnis, serta kerja sama dengan Bank Indonesia NTT melalui inkubator bisnis untuk menjangkau UMKM di luar Kota Kupang.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.