NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Wabup Nasir Buka Liga Persebata 2026 di Kolipadan Lembata

Liga Persebata 2026 resmi dimulai di Lapangan Sepak Bola Desa Kolipadan, Lembata, pada Minggu, 6 September 2026. Wakil Bupati H.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Jalur pendakian melalui Desa Kolontobo, dengan jarak tempuh sekita 5 sampai 6 jam untuk sampai ke puncak.
Foto arsip: Jalur pendakian melalui Desa Kolontobo, dengan jarak tempuh sekita 5 sampai 6 jam untuk sampai ke puncak. · Foto: Yohanes Ama Kayowuan / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

LembataLiga Persebata 2026 resmi bergulir setelah dibuka Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir di Lapangan Sepak Bola Desa Kolipadan, Kabupaten Lembata, pada Minggu, 6 September 2026. Kompetisi ini menjadi ruang bagi klub sepak bola lokal untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan potensi pemain muda di Lembata.

Menurut laporan Radio Republik Indonesia (RRI) dari Lembata, Nasir menegaskan bahwa Liga Persebata tidak semata-mata diarahkan untuk mencari tim terbaik atau sekadar mengejar kemenangan. Ia menekankan pentingnya kerja keras, disiplin, sportivitas, dan kebersamaan sebagai nilai utama yang harus tumbuh melalui kompetisi.

Nasir meminta pemain, pelatih, pengurus klub, perangkat pertandingan, dan suporter untuk menghormati aturan yang berlaku selama turnamen. Ia juga mengimbau seluruh pihak ikut menjaga keamanan agar pertandingan berjalan tertib dan kondusif. Menurut dia, keberhasilan kompetisi bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana kompetisi membangun karakter dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

Pesan Wabup Nasir

Dalam sambutannya saat membuka Liga Persebata 2026 di Kolipadan, Nasir menyatakan bahwa sepak bola adalah sarana pembinaan generasi muda. Ia menilai kompetisi ini dapat menjadi wadah pendidikan karakter bagi anak muda Lembata, khususnya dalam hal kedisiplinan, kerja sama tim, dan penghormatan terhadap lawan.

Nasir menekankan agar seluruh klub peserta menjadikan Liga Persebata sebagai ajang memperkuat persatuan di Kabupaten Lembata. Ia mengingatkan bahwa dukungan suporter perlu ditunjukkan dengan cara yang positif, tidak memprovokasi, dan tetap menghormati keputusan wasit serta perangkat pertandingan.

Kompetisi sebagai Pembinaan

Pemerintah Kabupaten Lembata memandang Liga Persebata 2026 sebagai bagian dari pembinaan olahraga dan pembangunan sumber daya manusia di daerah. Menurut pemberitaan RRI dan informasi yang dimuat dalam kanal resmi pemerintah kabupaten, kompetisi ini diharapkan melahirkan talenta sepak bola baru dari desa-desa di Lembata yang kelak dapat bersaing di tingkat lebih tinggi.

Nasir mengapresiasi peran Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Lembata, panitia pelaksana, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), pemerintah desa, serta pihak lain yang mendukung terselenggaranya Liga Persebata 2026. Ia menyebut dukungan berbagai elemen tersebut sebagai bagian dari upaya bersama membangun olahraga dan mempererat hubungan antarmasyarakat.

Pemerintah daerah juga menempatkan penyelenggaraan Liga Persebata dalam rangkaian kegiatan yang terkait dengan pembangunan daerah dan kebanggaan atas prestasi sepak bola Lembata. Kompetisi lokal ini dipandang melengkapi upaya pembinaan yang telah membawa Persebata Lembata berkompetisi di level nasional beberapa musim terakhir.

Kehadiran Pejabat dan Tokoh Lokal

Pembukaan Liga Persebata 2026 di Lapangan Sepak Bola Desa Kolipadan dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Menurut pemberitaan RRI, unsur pemerintah daerah, perangkat teknis, dan lembaga terkait olahraga berada di lokasi pembukaan bersama Nasir untuk menandai dimulainya kompetisi.

Keikutsertaan unsur pemerintah dan lembaga daerah tersebut dipandang sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan olahraga yang berkelanjutan di Lembata. Kehadiran mereka sekaligus menegaskan bahwa Liga Persebata bukan hanya agenda olahraga, tetapi juga bagian dari aktivitas sosial yang menghubungkan berbagai lapisan masyarakat di kabupaten.

RRI mencatat bahwa pertandingan-pertandingan Liga Persebata 2026 akan menjadi ajang klub-klub lokal menunjukkan kemampuan dan hasil pembinaan selama ini. Melalui kompetisi yang dijalankan dengan tertib dan menjunjung sportivitas, pemerintah daerah berharap atmosfer sepak bola yang sehat dapat terus tumbuh di Lembata.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.