610 Calon Mahasiswa Undana Eligible KIP Kuliah SNBP 2026
Universitas Nusa Cendana mencatat 610 calon mahasiswa baru jalur SNBP 2026 berstatus eligible sebagai calon penerima KIP Kuliah.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Kupang — Sebanyak 610 calon mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) dinyatakan memenuhi syarat awal atau eligible sebagai calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, menurut pengumuman resmi Undana pada 31 Maret 2026.
Dalam keterangan Undana, angka 610 itu berasal dari peserta SNBP 2026 yang mendaftar KIP Kuliah dan oleh sistem dinyatakan memenuhi kriteria awal sebagai calon penerima bantuan.
Jumlah tersebut setara sekitar 28 persen dari 2.166 mahasiswa baru yang diterima Undana melalui jalur prestasi tahun ini.
Undana menyampaikan bahwa status eligible belum berarti penerima bantuan ditetapkan secara definitif.
Secara nasional, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mencatat 33.045 peserta SNBP 2026 berstatus calon penerima atau eligible KIP Kuliah dari total 64.471 pendaftar KIP Kuliah yang lulus SNBP.
Universitas Nusa Cendana menjadi bagian dari kelompok 33.045 calon penerima nasional tersebut dengan kontribusi 610 calon mahasiswa.
Verifikasi Masih Berlangsung
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menjelaskan bahwa status eligible bagi peserta SNBP 2026 merupakan status awal berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan data KIP Kuliah.
Plt Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi, Sandro Mihradi, menyatakan penetapan penerima KIP Kuliah 2026 tetap bergantung pada hasil pemeriksaan lanjutan di tingkat perguruan tinggi.
Tahapan lanjutan itu mencakup registrasi ulang, verifikasi dokumen, pencocokan dengan DTSEN, dan penilaian ulang bagi mahasiswa yang belum terdata atau perlu klarifikasi status sosial ekonominya.
Menurut penjelasan kementerian, seluruh calon penerima berstatus eligible masih harus melalui proses verifikasi dan validasi oleh kampus sebelum ditetapkan sebagai penerima definitif KIP Kuliah.
Dengan demikian, bagi 610 calon mahasiswa Undana, status eligible merupakan dasar untuk mengikuti proses validasi di kampus, bukan keputusan akhir mengenai penerimaan bantuan.
KIP Kuliah dan Konteks SNBP 2026
KIP Kuliah adalah program bantuan biaya pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga yang tercatat dalam basis data sosial ekonomi dengan kondisi tidak mampu.
Dalam skema 2026, kelayakan awal KIP Kuliah jalur SNBP ditentukan antara lain oleh posisi rumah tangga dalam DTSEN Desil 1 sampai 4.
Pada SNBP 2026, terdapat 287.831 pendaftar KIP Kuliah, 64.471 di antaranya dinyatakan lulus SNBP, dan 33.045 berstatus eligible sebagai calon penerima KIP Kuliah.
Data kementerian juga menunjukkan sekitar 67 persen dari 33.045 calon penerima KIP Kuliah SNBP 2026 adalah eks penerima Program Indonesia Pintar (PIP) pada jenjang SMA atau sederajat.
Di tingkat perguruan tinggi, termasuk Undana, proses verifikasi lanjutan diharapkan memastikan bantuan KIP Kuliah diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar memenuhi kriteria dan membutuhkan dukungan biaya pendidikan.
Angka 610 di Undana karena itu mencerminkan jumlah calon mahasiswa yang memenuhi syarat awal berdasarkan data seleksi nasional dan sistem KIP Kuliah, bukan jumlah penerima KIP Kuliah yang sudah final.
Sumber
Berita berikutnya

Imigrasi NTT Gagalkan Keberangkatan Ilegal Tiga WNA Cina ke Australia
Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Nusa Tenggara Timur menggagalkan dugaan keberangkatan ilegal tiga warga negara Cina menuju Australia melalui jalur laut…
Baca juga


