NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Abu Ili Lewotolok Tutup Sementara Bandara Wunopito dan Gewayantana

Abu vulkanik erupsi Gunung Ili Lewotolok pada 10 September 2026 menutup sementara Bandara Wunopito di Lewoleba dan Bandara Gewayantana di Larantuka.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Larantuka — Sebaran abu erupsi Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan penutupan sementara Bandara Wunopito di Lewoleba dan Bandara Gewayantana di Larantuka pada Kamis, 10 September 2026. Penutupan ini berdampak pada puluhan penumpang penerbangan Wings Air rute Kupang–Larantuka dan Larantuka–Kupang.

Menurut laporan media lokal yang mengutip keterangan pengelola bandara, operasional penerbangan di Bandara Wunopito dihentikan karena abu vulkanik dari Ili Lewotolok memasuki ruang udara jalur penerbangan. Penutupan dilakukan berdasarkan penerbitan Notice to Airmen (NOTAM) yang menetapkan status closed demi keselamatan penerbangan.

Kepala Bandar Udara Wunopito, Sudarmana, mengatakan pelayanan penerbangan di bandara itu sudah tutup sejak awal September akibat abu yang mengarah ke area bandara. Ia menjelaskan bahwa penutupan sementara akan dievaluasi seiring perubahan arah sebaran abu dan kondisi ruang udara.

Di Bandara Gewayantana Larantuka, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III, Puguh Lukito, menyatakan penutupan dilakukan karena sebaran abu vulkanik dari erupsi Ili Lewotolok telah menutupi ruang udara di sekitar bandara. Keputusan penutupan juga ditetapkan melalui NOTAM dengan status “Aerodrome Closed”, dan akan dievaluasi setiap hari berdasarkan data abu vulkanik terbaru.

Penerbangan dan penumpang terdampak

RRI melaporkan penutupan Bandara Gewayantana pada 10 September 2026 mengakibatkan pembatalan penerbangan Wings Air di rute Kupang–Larantuka dan Larantuka–Kupang. Laporan lain menyebutkan penutupan bandara itu berdampak pada lebih dari 60 penumpang rute tersebut, yang harus menunda perjalanan atau mencari jalur alternatif.

Sejumlah calon penumpang dari wilayah Lembata dan Flores Timur disebut mempertimbangkan perjalanan melalui bandara alternatif seperti Bandara Frans Seda Maumere dan Bandara Ende untuk menghindari gangguan abu vulkanik. Pilihan ini diambil karena penutupan Wunopito dan Gewayantana memutus sementara akses udara langsung dari dan ke Lewoleba dan Larantuka.

Pengelola Bandara Gewayantana menyampaikan bahwa asesmen ulang terhadap kondisi ruang udara dan fasilitas bandara dijadwalkan pada hari berikutnya. Pembukaan kembali operasional bandara akan dilakukan jika hasil pemeriksaan menyatakan kondisi sudah aman untuk penerbangan.

Kondisi Gunung Ili Lewotolok

Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok melalui aplikasi MAGMA Indonesia mencatat beberapa erupsi pada Kamis, 10 September 2026. Salah satu erupsi terjadi sekitar pukul 10.49 WITA dengan tinggi kolom abu sekitar 400 meter di atas puncak, berwarna kelabu hingga hitam dan berintensitas tebal ke arah barat. Erupsi lain pada hari yang sama tercatat dengan ketinggian kolom abu hingga 600 meter di atas puncak dan condong ke arah barat.

Data aktivitas kegempaan pada 10 September 2026 menunjukkan ratusan kejadian gempa letusan dan hembusan, yang mencerminkan aktivitas vulkanik tinggi di Ili Lewotolok. Kondisi ini mendasari penerbitan peringatan abu vulkanik bagi penerbangan dan penutupan sementara bandara di sekitarnya.

PVMBG melalui laporan aktivitas gunung api menyatakan Gunung Ili Lewotolok berada pada tingkat aktivitas Level II atau Waspada. Masyarakat, pengunjung, pendaki, dan wisatawan diimbau tidak memasuki dan tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas, serta radius tiga kilometer pada sektor selatan dan tenggara gunung.

Penutupan Bandara Wunopito dan Gewayantana menunjukkan dampak langsung aktivitas Ili Lewotolok terhadap konektivitas udara di Lembata dan Flores Timur. Keputusan operasional bandara dan maskapai mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik, dengan keselamatan penumpang dan awak sebagai pertimbangan utama.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.