BMKG Duga Kabut Asap di Sejumlah Wilayah NTT Terbawa dari Papua
BMKG menyebut kabut asap di Soe, Borong, dan Ruteng pada 13 Oktober 2026 diduga terbawa angin dari Papua dan terperangkap di atmosfer bawah akibat inversi.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Soe — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebut kabut asap yang teramati di sejumlah wilayah NTT pada 13 Oktober 2026 diduga terbawa angin dari Papua. Fenomena itu terjadi di Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, serta Borong dan Ruteng di Kabupaten Manggarai.
Mengapa ini penting: Kabut atau asap berpotensi mengurangi jarak pandang di Soe, Borong, dan Ruteng pada 13 Oktober 2026, sementara kondisi udara kabur juga dilaporkan di Kota Kupang.
Menurut laporan Pos Kupang pada 15 Oktober 2026, asap meningkat di sekitar NTT dan dari daerah lain, lalu terperangkap di atmosfer lapisan bawah akibat inversi. Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Riris Eliza Helen, mengatakan kondisi tersebut membuat pandangan di sejumlah wilayah berkurang.
BMKG Sorong juga melaporkan 552 titik panas di wilayah Papua Barat Daya dalam 10 hari terakhir. Laporan itu mengaitkan kemunculan kabut asap di Kota Sorong dengan peningkatan titik panas tersebut, sementara laporan mengenai NTT menyebut asap dari daerah lain, terutama Papua, dapat terbawa angin ke wilayah NTT.
Prakiraan BMKG untuk 13 Oktober menunjukkan cuaca NTT secara umum cerah hingga cerah berawan pada pagi hari, kemudian cerah hingga berawan pada siang dan sore hari. Pada malam hingga dini hari, cuaca diprakirakan cerah hingga berawan tebal.
Prakiraan khusus menyebut Soe, Borong, dan Ruteng berpotensi mengalami kabut atau asap. Suhu udara NTT diprakirakan berkisar 20–34 derajat Celsius, sedangkan wilayah Manggarai, Ngada, dan sejumlah dataran tinggi diprakirakan 14–28 derajat Celsius.
Wilayah yang terdampak
- Soe berada di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
- Borong dan Ruteng berada di wilayah Kabupaten Manggarai.
- Arah angin diprakirakan dari timur hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
Laporan media lokal pada 9 Oktober 2026 menyebut kondisi udara kabur di Kota Kupang juga berkaitan dengan peningkatan asap. Namun, laporan tersebut menyatakan sumber pasti kebakaran belum ditentukan dan BMKG menyebut asap dapat berasal dari beberapa wilayah.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Olahraga
KONI Pusat Visitasi Venue NTT untuk Persiapan PON 2028
KONI Pusat meninjau venue dan kesiapan teknis Nusa Tenggara Timur sebagai tuan rumah PON XXII/2028. Visitasi berlangsung 15–18 Oktober 2026 di sejumla…
Terbaru di Bencana

Baca juga





