NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

BPBD Belu Salurkan Bantuan ke Satu Keluarga Terdampak Angin di Umanen

BPBD Kabupaten Belu menyalurkan bantuan darurat kepada satu keluarga di Wenu, Kelurahan Umanen, Atambua Barat, setelah rumah mereka tertimpa pohon kapuk dan mahoni akibat angin puting beliung pada Sabtu, 12 September 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Atambua — Satu kepala keluarga di Wenu, Rukun Warga 12, Rukun Tetangga 37, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, terdampak angin puting beliung pada Sabtu, 12 September 2026. Pohon kapuk dan mahoni tumbang menimpa rumah keluarga tersebut menurut laporan Radio Republik Indonesia (RRI).

Menurut RRI, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan darurat kepada keluarga terdampak pada Rabu, 16 September 2026. Bantuan diberikan setelah BPBD menerima laporan kerusakan dan melakukan pendataan di lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belu, drg. Maria Ansila F. Eka Mutty, menjelaskan penyaluran bantuan merupakan bagian dari respons cepat pemerintah daerah terhadap warga yang mengalami musibah angin puting beliung. Ia mengimbau warga segera melaporkan kejadian bencana kepada pemerintah kelurahan atau BPBD agar penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

Data kejadian dan respons:

  • Lokasi: Wenu, RW 12, RT 37, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu.
  • Waktu kejadian: Sabtu, 12 September 2026.
  • Warga terdampak: satu kepala keluarga.
  • Penyaluran bantuan: Rabu, 16 September 2026.

Bantuan dan pembersihan lokasi

RRI melaporkan paket bantuan yang disalurkan BPBD Belu kepada keluarga terdampak berupa beras, mi instan, makanan siap saji, terpal, selimut, peralatan dapur rumah tangga, serta material bangunan seng dan paku untuk memperbaiki teras rumah yang roboh.

Usai penyerahan bantuan, tim reaksi cepat BPBD Belu membersihkan sisa material pohon yang menimpa rumah warga. Pembersihan tersebut membantu memulihkan akses dan aktivitas keluarga yang sebelumnya terhambat oleh pohon tumbang.

Dalam laporan yang sama, RRI menyebutkan warga penerima bantuan menyatakan material bangunan digunakan untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak, sementara paket sembako dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga pascabencana.

Penyerahan bantuan di Wenu juga diikuti jajaran kelurahan dan perangkat pemerintah daerah yang mendampingi BPBD Belu dalam pendataan dan penyaluran bantuan darurat. BPBD mendorong koordinasi berkelanjutan antara pemerintah kelurahan dan dinas terkait untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat diidentifikasi.

Imbauan kewaspadaan

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Belu, penyaluran bantuan darurat kepada keluarga di Umanen sejalan dengan pola penanganan bencana angin kencang dan puting beliung di wilayah Kabupaten Belu pada 2026. Dalam beberapa peristiwa serupa, BPBD menyalurkan bantuan berupa material bangunan dan kebutuhan dasar kepada warga yang rumahnya rusak terdampak angin.

BPBD Belu mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi angin kencang, mencari tempat aman ketika angin terjadi, dan segera melaporkan kerusakan kepada aparat setempat atau BPBD agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.