BPBD Belu Salurkan Bantuan ke Satu Keluarga Terdampak Angin di Umanen
BPBD Kabupaten Belu menyalurkan bantuan darurat kepada satu keluarga di Wenu, Kelurahan Umanen, Atambua Barat, setelah rumah mereka tertimpa pohon kapuk dan mahoni akibat angin puting beliung pada Sabtu, 12 September 2026.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Atambua — Satu kepala keluarga di Wenu, Rukun Warga 12, Rukun Tetangga 37, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, terdampak angin puting beliung pada Sabtu, 12 September 2026. Pohon kapuk dan mahoni tumbang menimpa rumah keluarga tersebut menurut laporan Radio Republik Indonesia (RRI).
Menurut RRI, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan darurat kepada keluarga terdampak pada Rabu, 16 September 2026. Bantuan diberikan setelah BPBD menerima laporan kerusakan dan melakukan pendataan di lokasi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belu, drg. Maria Ansila F. Eka Mutty, menjelaskan penyaluran bantuan merupakan bagian dari respons cepat pemerintah daerah terhadap warga yang mengalami musibah angin puting beliung. Ia mengimbau warga segera melaporkan kejadian bencana kepada pemerintah kelurahan atau BPBD agar penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
Data kejadian dan respons:
- Lokasi: Wenu, RW 12, RT 37, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu.
- Waktu kejadian: Sabtu, 12 September 2026.
- Warga terdampak: satu kepala keluarga.
- Penyaluran bantuan: Rabu, 16 September 2026.
Bantuan dan pembersihan lokasi
RRI melaporkan paket bantuan yang disalurkan BPBD Belu kepada keluarga terdampak berupa beras, mi instan, makanan siap saji, terpal, selimut, peralatan dapur rumah tangga, serta material bangunan seng dan paku untuk memperbaiki teras rumah yang roboh.
Usai penyerahan bantuan, tim reaksi cepat BPBD Belu membersihkan sisa material pohon yang menimpa rumah warga. Pembersihan tersebut membantu memulihkan akses dan aktivitas keluarga yang sebelumnya terhambat oleh pohon tumbang.
Dalam laporan yang sama, RRI menyebutkan warga penerima bantuan menyatakan material bangunan digunakan untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak, sementara paket sembako dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga pascabencana.
Penyerahan bantuan di Wenu juga diikuti jajaran kelurahan dan perangkat pemerintah daerah yang mendampingi BPBD Belu dalam pendataan dan penyaluran bantuan darurat. BPBD mendorong koordinasi berkelanjutan antara pemerintah kelurahan dan dinas terkait untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat diidentifikasi.
Imbauan kewaspadaan
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Belu, penyaluran bantuan darurat kepada keluarga di Umanen sejalan dengan pola penanganan bencana angin kencang dan puting beliung di wilayah Kabupaten Belu pada 2026. Dalam beberapa peristiwa serupa, BPBD menyalurkan bantuan berupa material bangunan dan kebutuhan dasar kepada warga yang rumahnya rusak terdampak angin.
BPBD Belu mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi angin kencang, mencari tempat aman ketika angin terjadi, dan segera melaporkan kerusakan kepada aparat setempat atau BPBD agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Sumber
- RRI Atambua - Rumah Warga Umanen Rusak Diterjang Angin, BPBD Belu Reaksi Cepat Salurkan Bantuan
- Tribun Kupang - Lima Rumah dan Satu Kandang Ayam di Belu Rusak Diterjang Angin Kencang
- Timor Express (Timex Kupang) - Diterjang Puting Beliung, 7 Rumah Warga Kimbana Alami Kerusakan
- The East Indonesia - Hadapi Kemarau 2026, BPBD Belu Buka Layanan Call Center Darurat 24 Jam
Berita berikutnya
AWK Dorong Bandara Mbay Jadi Simpul Konektivitas Flores
Angelius Wake Kako mendorong Bandara Mbay dipandang sebagai simpul konektivitas Flores di tengah gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Lewotobi La…
Baca juga



