NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Brimob BKO dari Tiga Polda Kembali Usai Tuntaskan Misi di Flores

Ratusan personel Brimob bantuan dari Polda Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat kembali ke kesatuan masing-masing setelah menuntaskan penanganan gempa Flores. Pelepasan dilakukan lewat apel di Polres Ende pada 10 September 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Digital copy of print taken April, 2002.
Foto arsip: Digital copy of print taken April, 2002. · Foto: Gary Todd / Wikimedia Commons, CC0

Ende — Ratusan personel Brimob bantuan dari Polda Jawa Timur, Polda Bali, dan Polda Nusa Tenggara Barat kembali ke kesatuan masing-masing setelah menuntaskan penugasan kemanusiaan pascagempa di Flores. Pelepasan berlangsung dalam apel di Lapangan Polres Ende pada Kamis, 10 September 2026, setelah rangkaian Operasi Aman Nusa II berakhir, menurut laporan RRI dan TribrataNewsEnde.

Apel pelepasan itu dipimpin Wakapolres Ende Kompol Ahmad, yang mewakili Kapolda Nusa Tenggara Timur. TribrataNewsEnde menyebut kegiatan tersebut diikuti jajaran perwira, Satbrimob, gabungan satuan fungsi Polres Ende, dan seluruh pasukan bantuan yang akan kembali ke markas masing-masing.

Dalam laporan RRI, personel Brimob itu ditarik setelah menyelesaikan tugas penanganan bencana gempa di Pulau Flores. Media yang sama menyebut mereka berasal dari tiga polda tetangga dan sebelumnya diperbantukan dalam Operasi Aman Nusa II.

Penghargaan atas tugas kemanusiaan

Kapolda NTT, melalui amanat yang dibacakan pada apel itu, menyampaikan penghargaan atas dedikasi para personel selama membantu penanganan bencana dan menjaga keamanan warga terdampak, menurut RRI. Dalam laporan TribrataNewsEnde, pelepasan itu juga berlangsung dalam suasana haru dengan pemberian cenderamata dan foto bersama.

Kedua sumber tersebut sama-sama menulis bahwa penugasan Brimob bantuan itu sudah selesai dan para personel kembali ke kesatuan masing-masing. RRI menambahkan, kegiatan itu menandai berakhirnya rangkaian Operasi Aman Nusa II di Ende.

TribrataNewsEnde menyebut pelepasan dilakukan pada pagi hari dan rangkaian kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan tertib. RRI juga melaporkan bahwa penugasan itu terkait penanganan dampak gempa di Flores, tanpa merinci seluruh lokasi penempatan atau jumlah personel secara rinci dalam laporan yang diakses.

Fase tanggap darurat bergeser ke pemulihan

Dengan berakhirnya penugasan pasukan bantuan, penanganan pascagempa di Flores masuk ke fase pemulihan yang dilanjutkan oleh pemerintah daerah dan unsur kepolisian kewilayahan, menurut RRI. TribrataNewsEnde juga menulis bahwa personel BKO dilepas kembali ke markas Polda masing-masing setelah misi kemanusiaan di Pulau Flores selesai.

Dalam laporan yang sama, kepolisian menempatkan kehadiran Brimob sebagai bagian dari dukungan negara kepada warga dalam situasi darurat. Setelah apel pelepasan, rombongan personel bantuan meninggalkan Ende untuk kembali ke satuan asal mereka.

RRI menyebut personel bantuan berasal dari Polda Jawa Timur, Polda Bali, dan Polda Nusa Tenggara Barat, sedangkan TribrataNewsEnde menegaskan mereka dilepas melalui apel di Polres Ende pada 10 September 2026. Keduanya menjadi dasar bahwa operasi penugasan bantuan itu telah selesai pada hari tersebut.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.