NTT Hari Ini

Sabtu, 31 Oktober 2026

DPRD TTU Minta Penanganan Korban Tenda Darurat Diperbaiki

Korban angin kencang dan pohon tumbang di Maubeli, Kefamenanu, masih bertahan di tenda darurat hampir sepekan. DPRD TTU meminta kelayakan hidup dan kesehatan mental mereka diperhatikan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan perbukitan dan pepohonan di bawah langit kelabu berawan.
Ilustrasi: Pemandangan perbukitan dan pepohonan di bawah langit kelabu berawan. · Foto: artawkrn / Pexels

Kefamenanu — Pada 29 Oktober 2026, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait memperbaiki penanganan korban angin kencang serta pohon tumbang di Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu. Permintaan itu mencakup pemenuhan kebutuhan dan kelayakan hidup korban serta perhatian terhadap potensi dampak kesehatan mental.

Korban disebut masih bertahan di tenda darurat hampir sepekan setelah bencana. Penanganan tidak hanya menyangkut bantuan logistik, tetapi juga kondisi tempat tinggal sementara dan kebutuhan dasar keluarga terdampak.

Penanganan korban di Timor Tengah Utara perlu memastikan kelayakan hidup

Bencana hujan lebat, angin kencang, dan pohon tumbang menerjang sejumlah wilayah Kota Kefamenanu pada Sabtu, 24 Oktober 2026. BPBD Kabupaten TTU melaporkan kerusakan pada bangunan warga di Kelurahan Maubeli, Kelurahan Benpasi, dan Kelurahan Kefamenanu Tengah. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WITA.

Laporan lain dari BPBD menyebut bantuan darurat mulai didistribusikan sejak pukul 20.00 WITA. Bantuan tersebut meliputi seng, beras, gula, teh, terpal, selimut, kain, tikar, dan matras. Sebagian korban sebelumnya mengungsi ke rumah tetangga atau keluarga karena rumah mereka rusak berat.

Di Kelurahan Maubeli, kerusakan juga dilaporkan pada rumah, kios, dan kos-kosan. Atap kos milik Egidius Sanam disebut mengalami kerusakan parah setelah diterjang angin. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.

DPRD TTU meminta pendataan dan penanganan korban dilakukan secara menyeluruh. Kebutuhan dasar, tempat tinggal sementara yang layak, serta dukungan bagi kondisi psikologis korban menjadi bagian dari perhatian setelah hampir sepekan berada di tenda darurat.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Bencana

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.