Empat Siswa SMAN 1 Atambua Jadi Anggota Paskibraka NTT 2026
Empat siswa SMA Negeri 1 Atambua mewakili Kabupaten Belu sebagai anggota Paskibraka Provinsi Nusa Tenggara Timur pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kupang.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Atambua — Empat siswa SMA Negeri 1 Atambua mewakili Kabupaten Belu sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Nusa Tenggara Timur pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kupang, Senin, 17 Agustus 2026.
Keempat siswa tersebut adalah Agnetta Michjica Bunda Kaligis, Yohanes Djuanito Nahak Seran, Alexandro Mzahri Irketong, dan Clara Melani Carolin Barends. Menurut laporan media lokal, tahun 2026 Belu menjadi salah satu kabupaten yang menyumbang anggota Paskibraka terbanyak di tingkat provinsi dengan mengirim empat pelajar dari satu sekolah.
Upacara tingkat Provinsi NTT berlangsung di Alun-Alun Rumah Jabatan Gubernur NTT dan dipimpin Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai inspektur upacara. Upacara digelar secara khidmat dan sederhana sebagai bentuk empati terhadap warga Flores yang terdampak gempa bumi beberapa hari sebelumnya.
Agnetta Michjica Bunda Kaligis, siswi SMA Negeri 1 Atambua, dipercaya sebagai pembawa baki Bendera Merah Putih pada upacara pengibaran. Radio Republik Indonesia Kupang merinci bahwa pasukan inti pengibar bendera terdiri dari tiga pelajar dari Manggarai Timur, Ende, dan Ngada, dengan Agnetta sebagai pembawa baki dari Kabupaten Belu.
Media The East Indonesia memberitakan bahwa selain Agnetta, tiga siswa lain dari SMAN 1 Atambua, yaitu Yohanes Djuanito Nahak Seran, Alexandro Mzahri Irketong, dan Clara Melani Carolin Barends, juga menjadi anggota Paskibraka NTT tahun 2026. Keempatnya terpilih setelah mengikuti seleksi berlapis di Kabupaten Belu dan tingkat provinsi.
Seleksi dan persiapan
Sebelum bertugas di Kupang, para calon anggota Paskibraka Belu mengikuti pendidikan dan pelatihan tingkat kabupaten yang dibuka resmi oleh Pemerintah Kabupaten Belu pada 29 Juli 2026. Menurut RRI Atambua, sebanyak 30 pelajar SMA dan SMK di Belu mengikuti seleksi untuk formasi pasukan 8 dan pasukan 17, sementara pasukan 45 diperkuat oleh personel TNI dan Polri.
Laporan The East Indonesia menyebutkan, keempat siswa SMAN 1 Atambua menjalani latihan rutin dan pembinaan kedisiplinan sebelum berangkat ke Kupang. Latihan mencakup penguatan fisik, keterampilan baris-berbaris, hingga pengaturan pola makan dan istirahat sebagai bagian dari persiapan menjalankan tugas di tingkat provinsi.
Tugas di upacara provinsi
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi NTT di Kupang hanya diisi rangkaian inti pengibaran dan penurunan bendera, tanpa pesta rakyat maupun tos kenegaraan. Gubernur Laka Lena mengajak peserta upacara untuk mendoakan korban gempa Flores saat mengheningkan cipta.
Dalam formasi pengibaran bendera, Agnetta tampil sebagai pembawa baki, sementara seluruh anggota Paskibraka NTT berjumlah 44 orang yang dikukuhkan oleh pemerintah provinsi sesuai keputusan gubernur. The East Indonesia menulis bahwa kehadiran empat anggota Paskibraka dari Belu menjadi kebanggaan bagi daerah perbatasan Indonesia–Timor Leste tersebut.
Apresiasi bagi anggota Paskibraka
Pasca upacara, anggota DPRD NTT mendorong pemerintah provinsi memberikan penghargaan kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah sukses menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Namun hingga pemberitaan 25 Agustus 2026, The East Indonesia mencatat belum ada informasi terang mengenai bentuk apresiasi khusus dari Pemerintah Kabupaten Belu kepada empat siswa SMAN 1 Atambua yang mewakili daerah itu di tingkat provinsi.
Laporan tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan publik lokal tentang pola pembinaan berkelanjutan bagi alumni Paskibraka dan bagaimana pemerintah daerah memberi ruang bagi mereka untuk berkontribusi setelah kembali ke sekolah dan lingkungan masing-masing.
Sumber
- The East Indonesia - 4 Siswa Belu Lolos Seleksi, Salah Satunya Terpilih Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026 Perwakilan
- RRI Kupang - HUT RI ke-81 NTT Digelar Khidmat, Solidaritas Gempa Flores
- Metrotvnews - Upacara HUT ke-81 RI di NTT Digelar Sederhana
- Detik Bali Nusra - Empati Gempa Flores, Pemprov NTT Tiadakan Pesta Rakyat-Tos Kenegaraan HUT RI
- JDIH Provinsi NTT - Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 4/KEP/HK/2026
Berita berikutnya

PLN Kupang Ingatkan 4 Risiko Instalasi Listrik Rumah Saat Kemarau
Menjelang puncak musim kemarau, PLN ULP Kupang mengimbau warga lebih waspada terhadap instalasi listrik rumah.
Baca juga




