Flores Timur Catat Lima Penetapan Darurat Bencana Awal 2026
BPBD Flores Timur menyebut sedikitnya lima penetapan keadaan darurat bencana berlangsung pada awal 2026. Rangkaian status tanggap darurat itu mencakup erupsi Lewotobi, cuaca ekstrem, banjir lahar dingin, konflik sosial, dan gempa bumi.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Flores Timur — — Kabupaten Flores Timur mencatat sedikitnya lima penetapan keadaan darurat bencana pada awal 2026, menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur, Aris Tokan, dalam wawancara dengan RRI yang dipublikasikan 10 September 2026.
Aris menyebut lima kondisi darurat yang terjadi pada periode tersebut meliputi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, cuaca ekstrem, banjir lahar dingin, konflik sosial, serta gempa bumi.
Pernyataan itu sejalan dengan pernyataan Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen yang sebelumnya menjelaskan bahwa daerah tersebut masih berada dalam lima status tanggap darurat aktif: erupsi Gunung Lewotobi, banjir lahar dingin, cuaca ekstrem, gempa bumi, dan masalah sosial.
Lima penetapan tanggap darurat
Dalam laporan RRI, Aris Tokan menegaskan bahwa awal 2026 Flores Timur menghadapi situasi kompleks dengan sedikitnya lima penetapan keadaan darurat bencana.
Sejumlah penetapan tersebut dapat ditelusuri melalui keterangan pemerintah daerah dan BPBD, antara lain:
- Status tanggap darurat bencana alam cuaca ekstrem yang ditetapkan Bupati Flores Timur sejak 11 Desember 2025 sampai 30 April 2026.
- Status tanggap darurat bencana alam gempa bumi yang berlaku 9 April sampai 8 Juli 2026 berdasarkan keputusan Bupati Flores Timur, sebagaimana disampaikan Sekretaris BPBD Flores Timur, Aris Tokan.
- Status tanggap darurat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan banjir lahar dingin, yang menurut Bupati Antonius Doni Dihen masih aktif bersama cuaca ekstrem, gempa bumi, dan masalah sosial pada April 2026.
- Status terkait konflik atau masalah sosial, yang oleh Bupati Flores Timur disebut sebagai salah satu dari lima keadaan tanggap darurat yang masih berlangsung.
Bupati Flores Timur menyebut kondisi ini membuat kabupaten tersebut kerap digambarkan sebagai “kabupaten bencana” karena semua status tanggap darurat masih berjalan dan belum dicabut pada saat pernyataan disampaikan.
Kesiapsiagaan dan peringatan dini
Menurut Aris Tokan, rangkaian penetapan keadaan darurat itu menunjukkan bahwa masyarakat dan pemerintah daerah perlu memiliki kesiapan menghadapi lebih dari satu jenis ancaman bencana dalam waktu yang hampir bersamaan.
Ia menekankan pentingnya penguatan kesiapsiagaan melalui sistem penanganan bencana, termasuk kemampuan pemerintah dan warga merespons informasi peringatan dini agar risiko terhadap keselamatan masyarakat dapat ditekan.
Penetapan status tanggap darurat gempa bumi di Flores Timur, misalnya, dilakukan setelah rapat koordinasi pemerintah kabupaten dengan forum komunikasi pimpinan daerah dan berlaku selama empat bulan untuk memastikan penanganan kedaruratan dan pemulihan awal.
Pemerintah daerah juga menetapkan masa tanggap darurat cuaca ekstrem selama hampir lima bulan untuk menangani kerusakan dan gangguan akibat hujan lebat dan angin kencang di wilayah Flores Timur.
Konteks kerawanan bencana
Flores Timur dan sejumlah kabupaten lain di Kepulauan Flores berada pada wilayah yang rawan bencana geologi dan hidrometeorologi.
Buletin Info Bencana BNPB mencatat Flores Timur sebagai salah satu wilayah di Nusa Tenggara yang masuk kategori waspada tinggi berdasarkan anomali hujan dan potensi cuaca ekstrem.
Di tingkat provinsi, Pemerintah NTT juga melakukan konsolidasi data dampak gempa Flores 2026 untuk penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, dengan masa tanggap darurat yang diperpanjang di beberapa kabupaten.
Di Flores Timur, rangkaian penetapan keadaan darurat sepanjang awal 2026 menggambarkan upaya pemerintah daerah dan BPBD untuk merespons berbagai ancaman sekaligus, mulai dari erupsi gunung api, banjir lahar dingin, cuaca ekstrem, konflik sosial, hingga gempa bumi.
Sumber
- RRI Ende - Flores Timur Catat Lima Keadaan Darurat Bencana pada Awal 2026
- Detik Bali-Nusra - Dikepung 5 Bencana, Flores Timur Masih Berlakukan Status Tanggap Darurat
- CNN Indonesia - Flores Timur Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Gempa: 1.659 Mengungsi
- BNPB - Buletin Info Bencana April 2026
- Media Indonesia - Pemprov NTT Konsolidasi Satu Data Dampak Gempa Flores untuk R3P
Berita berikutnya

Kodim 1603/Sikka Tanam Bakau di Pesisir Reroroja
Kodim 1603/Sikka menanam pohon bakau di pesisir Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, pada Rabu, 9 September 2026.
Baca juga


