Gempa Magnitudo 1,8 Guncang Utara Ruteng Manggarai
Gempa magnitudo 1,8 tercatat 32 kilometer utara Ruteng, Manggarai, pada 27 September 2026 pukul 17.42.32 WIB. Pusatnya berada di kedalaman tiga kilometer.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Ruteng — Gempa bumi bermagnitudo 1,8 mengguncang wilayah 32 kilometer utara Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu, 27 September 2026, pukul 17.42.32 WIB. Data tersebut dikutip dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
Pusat gempa berada pada kedalaman tiga kilometer. Lokasinya tercatat pada koordinat 8,34 derajat Lintang Selatan dan 120,54 derajat Bujur Timur. Laporan awal menyebut gempa tercatat di wilayah Manggarai.
Gempa dangkal tercatat di Flores
Peristiwa ini menjadi informasi kebencanaan untuk wilayah Pulau Flores, khususnya Kabupaten Manggarai. Kedalaman tiga kilometer menunjukkan pusat gempa berada relatif dangkal, tetapi laporan yang tersedia belum mencantumkan dampak terhadap masyarakat.
Informasi awal juga belum memuat keterangan mengenai gempa yang dirasakan warga. Data intensitas getaran masih menunggu pengolahan lebih lanjut. Karena itu, laporan yang tersedia hanya mencatat parameter kejadian dan belum menyebut kerusakan atau korban.
Parameter gempa yang tercantum meliputi magnitudo 1,8, jarak 32 kilometer utara Ruteng, waktu kejadian 17.42.32 WIB, kedalaman tiga kilometer, serta koordinat 8,34 derajat Lintang Selatan dan 120,54 derajat Bujur Timur. Catatan tersebut memuat informasi mengenai waktu, lokasi, kedalaman, dan kekuatan gempa yang terjadi di wilayah Manggarai.
Hingga laporan awal itu tersedia, belum ada keterangan tambahan mengenai dampak terhadap masyarakat, gempa yang dirasakan warga, kerusakan, atau korban. Data intensitas getaran juga masih menunggu pengolahan lebih lanjut. Dengan demikian, informasi yang tercantum tetap terbatas pada parameter kejadian gempa, yakni magnitudo 1,8, jarak 32 kilometer utara Ruteng, kedalaman tiga kilometer, waktu 17.42.32 WIB, serta koordinat 8,34 derajat Lintang Selatan dan 120,54 derajat Bujur Timur.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Sumba
Nama pakaian adat Nusa Tenggara Timur: ragam sebutan per suku
Pakaian adat NTT tidak punya satu nama tunggal. Tiap suku memakai busana berbeda, namun kain tenun ikat menjadi ciri yang paling konsisten di Rote, Su…
Terbaru di Bencana

Baca juga





