NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Gubernur NTT dan BKN Bahas Penguatan Manajemen Talenta ASN

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menggelar audiensi di Rumah Jabatan Gubernur NTT pada 14 September 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Ende — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) membahas penguatan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) dalam audiensi di Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Senin sore, 14 September 2026 WITA. Pertemuan itu dihadiri Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Kepala BKN RI Zudan Arif Fakrulloh.

Menurut laporan RRI Ende, pembahasan diarahkan untuk memastikan birokrasi diisi ASN dengan kompetensi, kapasitas, kinerja, dan potensi terbaik yang dapat dikembangkan serta ditempatkan sesuai kebutuhan organisasi.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Melki menegaskan keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan kualitas sumber daya manusia yang menjalankan program dan kebijakan. Karena itu, ASN dipandang bukan sekadar pelaksana administrasi, melainkan talenta pembangunan yang berperan mencapai target pembangunan NTT.

Penguatan Manajemen Talenta ASN

Gubernur Melki menyatakan penerapan manajemen talenta di NTT harus berjalan dengan berbasis system merit. Pengembangan karier ASN diharapkan dilakukan secara objektif berdasarkan kompetensi, kinerja, potensi, dan kebutuhan organisasi, bukan semata masa kerja.

Dalam audiensi itu, Gubernur meminta dukungan dan pendampingan BKN untuk membangun sistem manajemen talenta yang sesuai regulasi dan kebutuhan daerah. Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menyambut baik komitmen tersebut dan menyatakan kesiapan BKN mendampingi pemerintah provinsi.

Menurut BKN, pendampingan mencakup pemetaan kompetensi dan potensi ASN serta penyusunan skema pengembangan karier berbasis sistem merit. Pendekatan ini sejalan dengan kebijakan BKN yang mendorong penerapan manajemen talenta ASN di instansi pemerintah melalui pembinaan dan penilaian kesiapan daerah.

Pokok pembahasan yang tercatat dalam audiensi di Kupang meliputi pemetaan kompetensi dan potensi ASN, pengembangan karier berbasis sistem merit, penempatan aparatur sesuai kebutuhan organisasi, dan peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan pengembangan diri.

Fokus Karier dan Penataan ASN

Manajemen talenta ASN yang dibahas Pemerintah Provinsi NTT dan BKN diarahkan untuk mendukung penataan sumber daya aparatur agar jabatan diisi ASN yang paling kompeten dengan jenjang karier terukur. Pendekatan serupa sebelumnya disampaikan Kepala BKN dalam berbagai kegiatan manajemen talenta di daerah lain.

Dalam audiensi di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Zudan menekankan pentingnya ASN terus meningkatkan kapasitas melalui pendidikan dan pengembangan diri. Ia menyebut birokrasi yang profesional, adaptif, inovatif, dan berintegritas diperlukan untuk menjawab tantangan pembangunan.

Kepala BKN juga menyoroti penataan kehidupan ASN, termasuk kedekatan tempat tinggal dengan lokasi kerja. Menurutnya, pengaturan itu dapat mendukung konsentrasi, kedisiplinan, produktivitas, serta efisiensi biaya dan waktu perjalanan ASN.

Sebelumnya, BKN telah mendorong penerapan manajemen talenta ASN di sejumlah pemerintah daerah dengan pola pendampingan, ekspose kesiapan, serta pemetaan potensi dan kompetensi pegawai. Kebijakan tersebut dituangkan dalam keputusan Kepala BKN tentang percepatan pembangunan dan penerapan manajemen talenta ASN di instansi pemerintah.

Dalam konteks NTT, komitmen Gubernur Melki dan BKN diharapkan menjadi langkah awal penataan karier dan distribusi ASN yang lebih terukur, sehingga aparatur ditempatkan sesuai kompetensi dan dapat berkontribusi bagi peningkatan kinerja birokrasi dan pembangunan daerah.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.