Zudan Dorong Digitalisasi Pelayanan Publik di Kota Kupang
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mendorong Pemerintah Kota Kupang memperkuat pola kerja digital dan produktivitas aparatur sipil negara agar pelayanan publik menjadi lebih cepat, mudah, fleksibel, dan efisien, sekaligus mengaitkannya dengan…
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 4 menit baca
Kupang — Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh mendorong Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, memperkuat digitalisasi birokrasi untuk mempercepat pelayanan publik. Arahan itu disampaikan saat Apel Kekuatan Gabungan bersama aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Kupang di Lapangan Kantor Wali Kota Kupang, Senin, 14 September 2026, menurut siaran Humas BKN.
Dalam arahan tersebut, Zudan menegaskan bahwa disiplin ASN tidak cukup diukur dari kehadiran dan kepulangan tepat waktu. Produktivitas dan kualitas kinerja disebut sebagai kunci dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, fleksibel, dan efisien, sehingga ASN didorong memanfaatkan sistem kerja digital sekaligus meningkatkan kompetensi dan kedisiplinan.
Menurut Humas BKN, Zudan meminta pola kerja digital tidak berhenti pada penggunaan teknologi, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan kerja ASN. Digitalisasi diarahkan untuk memperkuat tata kelola birokrasi agar hak-hak masyarakat dapat dipenuhi melalui pelayanan yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Digitalisasi dan budaya kerja ASN
Dalam publikasi resmi BKN, produktivitas ASN Kota Kupang disebut sebagai faktor penting bagi keberhasilan pembangunan daerah. Digitalisasi didorong menjadi bagian dari budaya kerja, bersama peningkatan integritas dan kompetensi, agar pelayanan publik dapat diakses warga secara lebih efisien.
Humas BKN menyebut digitalisasi sebagai salah satu cara menyederhanakan proses layanan agar lebih cepat dan mudah diakses masyarakat. Namun, dalam arahan tersebut belum dirinci jenis layanan publik yang akan lebih dulu diperkuat secara digital maupun tahapan penerapannya di masing-masing perangkat daerah.
Sejumlah riset dan kajian lokal mencatat bahwa Pemerintah Kota Kupang telah mengembangkan inovasi layanan digital di bidang administrasi kependudukan, antara lain melalui sistem Pelayanan Via Online (PLAVON) untuk layanan Disdukcapil. Digitalisasi ini digunakan untuk mempercepat proses layanan dan mengurangi tatap muka langsung, sejalan dengan dorongan BKN agar ASN memanfaatkan teknologi dalam pelayanan publik.
Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama
Arahan Zudan disampaikan bersamaan dengan apresiasi BKN terhadap Pemerintah Kota Kupang yang meraih penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama. Menurut penjelasan Humas BKN, penghargaan itu diberikan karena Kota Kupang dinilai sebagai daerah terbaik pertama dalam implementasi kebijakan kepegawaian dari 44 kabupaten/kota di wilayah Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Bali.
Zudan mengaitkan penghargaan tersebut dengan komitmen dan kontribusi Pemkot Kupang dalam penerapan manajemen ASN yang mendukung pengembangan karier. Dalam pemberitaan media nasional, penghargaan ini dijelaskan terkait sejumlah praktik tata kelola kepegawaian, seperti penerapan e-kinerja harian untuk mencatat aktivitas ASN secara digital, kenaikan pangkat bulanan, uji kompetensi jabatan fungsional, serta digitalisasi arsip ASN.
Dalam pernyataan kepada media lokal, Wali Kota Kupang Christian Widodo menyebut penghargaan dari BKN sebagai pengakuan atas upaya pembenahan birokrasi dan manajemen ASN di lingkungan pemerintah kota. Ia menekankan bahwa capaian tersebut harus menjadi dorongan untuk menjaga konsistensi perbaikan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Sejumlah pejabat kepegawaian Kota Kupang juga menjelaskan bahwa indikator penilaian BKN mencakup transparansi kinerja ASN, percepatan proses administrasi kepegawaian, serta pemanfaatan sistem digital dalam pengelolaan data dan arsip. Dalam konteks itu, arahan Zudan agar ASN memperkuat pola kerja digital diposisikan sebagai lanjutan dari pembenahan manajemen internal menuju peningkatan pelayanan publik.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BKN mengingatkan para kepala perangkat daerah di Kota Kupang untuk memastikan target-target pembangunan dituntaskan pada akhir tahun anggaran. Target yang disebut antara lain pendapatan dan belanja daerah, penanganan stunting, pengurangan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, pembangunan infrastruktur, pengendalian inflasi, dan peningkatan akses pendidikan, dengan menekankan peran produktivitas ASN dalam mencapai sasaran tersebut.
Sumber
- Badan Kepegawaian Negara (BKN RI) – "Kepala BKN Pimpin Apel Kekuatan ASN Kota Kupang: Produktivitas ASN Kunci Utama Pembangunan"
- Pos-Kupang/Tribunnews Network – "Kepala BKN Apresiasi Pemkot Kupang, Daerah Terbaik Implementasi Kebijakan Kepegawaian"
- Media Indonesia – "Kota Kupang Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN, Bukti Komitmen Birokrasi yang Melayani"
- Citra-News – "Lagi dan Lagi Wali Kota Kupang Christian Widodo Terima Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama"
- Jurnal JPIM – "Penerapan Digitalisasi Pelayanan Administrasi Kependudukan bagi Penduduk Wajib KTP di Kota Kupang"
Berita berikutnya

Bupati Belu Tegaskan Pentingnya Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Bupati Belu Willybrodus Lay menegaskan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja dan keluarga mereka.

