NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Jokowi Tinjau Pelabuhan Tenau Kupang 21 Agustus 2019

Presiden Joko Widodo meninjau Pelabuhan Tenau, Kupang, pada Rabu, 21 Agustus 2019.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Kupang — Presiden Joko Widodo meninjau Pelabuhan Tenau, Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 21 Agustus 2019, dalam rangkaian kunjungan kerja di daerah itu.

Menurut dokumentasi resmi di situs Presiden Republik Indonesia, peninjauan Pelabuhan Tenau mengakhiri rangkaian kunjungan kerja Jokowi di Nusa Tenggara Timur pada hari tersebut.

Sekretariat Kabinet Republik Indonesia mencatat kegiatan itu sebagai peninjauan Pelabuhan Tenau Peti Kemas pada 21 Agustus 2019 di Pelabuhan Tenau, Kabupaten Kupang.

Dalam keterangan Sekretariat Kabinet, Presiden menyampaikan bahwa kapasitas Pelabuhan Tenau masih dapat dimanfaatkan lebih jauh.

Ia menyebut pelabuhan itu memiliki kapasitas sekitar 240 ribu TEUs per tahun, dengan pemanfaatan sekitar 110 ribu TEUs per tahun.

Menurut Presiden, angka tersebut menunjukkan masih ada ruang pengembangan untuk pelayanan peti kemas di Pelabuhan Tenau.

Rangkaian kunjungan kerja di NTT

Peninjauan Pelabuhan Tenau merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden di Nusa Tenggara Timur pada 21 Agustus 2019.

Dokumentasi di situs resmi Presiden mencatat pada hari yang sama Jokowi meninjau tambak garam di Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Dalam kunjungan ke tambak garam itu, Presiden didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, serta Staf Khusus Presiden Gregorius Gories Mere.

Laporan media nasional menyebut kunjungan kerja tersebut menjadi kunjungan kesepuluh Jokowi ke NTT dan difokuskan antara lain untuk memastikan program produksi garam di wilayah itu berjalan.

Media lokal di NTT kemudian merangkum bahwa Presiden melakukan panen perdana garam di Desa Nunkurus pada 21 Agustus 2019, dengan pesan agar program garam di NTT dimulai dan dikembangkan sebagai bagian pemenuhan kebutuhan garam nasional.

Peninjauan kapal ternak

Kementerian Perhubungan mencatat bahwa jelang kunjungan Presiden ke Pelabuhan Tenau, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah melakukan pengecekan sarana dan prasarana di pelabuhan itu pada 21 Agustus 2019.

Kementerian menyebut Presiden dijadwalkan meninjau pergerakan dan perkembangan program tol laut di kawasan timur Indonesia, termasuk mengecek kapal ternak, kapal perintis, dan layanan tol laut di Pelabuhan Tenau.

Dalam pemberitaan sektor pertanian, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita, menjelaskan bahwa pada Rabu, 21 Agustus, Presiden meninjau kapal ternak Camara Nusantara 3 dan ikut menaiki kapal untuk melihat langsung proses muat sapi di kapal tersebut.

Majalah internal Pelindo III menggambarkan secara rinci peninjauan Presiden ke Pelabuhan Tenau pada 21 Agustus.

Dalam laporan itu disebut Presiden didampingi Ibu Negara Iriana, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus Purnomo, serta jajaran direksi Pelindo III.

Presiden dan rombongan memantau aktivitas bongkar muat peti kemas di kapal Marina Star 1 dan loading ratusan ekor sapi ke kapal ternak Camara Nusantara 3.

Konteks Pelabuhan Tenau

Pelabuhan Tenau merupakan pelabuhan peti kemas di Kota Kupang yang menjadi salah satu simpul distribusi barang dan komoditas di kawasan timur Indonesia.

Dalam dokumentasi Pelindo III, pelabuhan tersebut pada saat kunjungan Presiden dikelola oleh perusahaan itu dan digunakan untuk pelayanan peti kemas, kapal ternak, kapal perintis, dan layanan tol laut.

Pernyataan Presiden yang terekam dalam keterangan Sekretariat Kabinet menegaskan bahwa kapasitas Pelabuhan Tenau memberikan ruang pengembangan untuk mendukung arus logistik di Kupang dan sekitarnya.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.